KPK Akan Periksa Empat Kepala Dinas Pemprov Jatim

AKAN DIPERIKSA KPK: (Dari kiri) Heru Tjahjono, Mas Purnomo Hadi dan Jariyanto, ketiga kepala dinas ini akan segera diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka M Basuki. | Foto: Ist

JAKARTA, Barometerjatim.com – Sempat ‘sunyi’ karena puasa dan libur lebaran, kasus dugaan suap setoran triwulan yang melibatkan sejumlah pejabat di dinas lingkungan Pemprov Jatim dan DPRD Jatim kembali menjadi perhatian publik.

Terbaru, Kamis (13/7), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap enam pejabat dan eks pejabat di dinas Pemprov Jatim untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

“Keenam saksi diagendakan pemeriksaan untuk tersangka MB (M Basuki, ketua Komisi B DPRD Jatim),” terang Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah kepada wartawan.

Keenam saksi tersebut yakni Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Jatim, Heru Tjahjono;  Kadis Pariwisata Jatim, Jariyanto; Kadis Koperasi dan UMKM Jatim, Mas Purnomo Hadi; dan eks Kadis Koperasi dan UMKM Jatim yang kini Kadis ESDM, I Made Sukartha. Sedangkan dua lainnya yakni PNS Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, Zaenal Arif; serta PNS Dinas Kehutanan Jatim, Juner.

• Baca: KPK Akan Jemput Paksa Politikus PKB Jatim

Febri menambahkan, KPK juga akan memeriksa dua tersangka terkait peran masing-masing dalam perkara ini. Keduanya yakni Kadis Pertanian Jatim, Bambang Heryanto dan Anang Basuki Rahmat (ajudan Bambang).

Dua hari sebelumnya, Senin (10/7), Ketua KPK, Agus Rahardjo menegaskan akan menjemput paksa Kabil Mubarok jika tiga kali mangkir dalam pemanggilan. Ini setelah  mantan wakil ketua Komisi B yang kini anggota Komisi E DPRD Jatim itu sempat mengabaikan pemanggilan untuk diperiksa.

“Dipanggil sampai tiga kali tidak datang, ya ada upaya ke arah sana (dijemput paksa),” kata Agus kepada wartawan usai Penandatanganan Komitmen Pengendalian Gratifikasi Bupati/Walikota se-Jatim di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

Agus berharap para saksi yang dipanggil agar dapat memenuhi panggilan penyidik KPK. “Kita harapkan yang bersangkutan sukarela bisa datang,” katanya.

• Baca: Gara-gara Dicecer Soal Kabil, Halim Salah Masuk Mobil

Kabil diduga ikut mengetahui kasus suap yang dilakukan Ketua Komisi B DPRD Jatim, Basuki terhadap Kadis Peternakan Jatim, Rohayati dan Kadis Pertanian Jatim, Bambang Heryanto.

KPK bahkan sudah mencegah Kabil bersama dua Kadis lainnya, Ardi Prasetiawan (Kadis Perindustrian dan Perdagangan) dan Mochamad Samsul Arifien (Kadis Perkebunan) untuk tidak bepergian ke luar negeri selama enam bulan sejak 12 Juni lalu.

Sejak kasus ini mencuat, Kabil yang juga ketua Ketua Dewan Koordinasi Wilayah (DKW Garda Bangsa) Jatim tidak lagi terlihat di DPRD Jatim, termasuk saat rapat paripurna.

Pembayaran Kedua

MANTAN KADIS: Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim yang kini Kadis ESDM, I Made Sukartha akan diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka M Basuki. | Foto: Ist

Dalam kasus ini, KPK menetapkan enam orang tersangka. Dari terduga pihak penerima yakni M Basuki (ketua Komisi B DPRD Jatim), Santoso (anggota staf DPRD Jatim) dan Rahman Agung (anggota staf DPRD Jatim).

Sedangkan pihak terduga pemberi yakni Bambang Heryanto (Kadis Pertanian Jatim), Anang Basuki Rahmat (ajudan) dan Rohayati (Kadis Peternakan Jatim).

Baca: Anggota DPRD Jatim Ambruk Saat Rapat Paripurna

Penetapan tersangka hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK, 5 Juni lalu. Pihak KPK menyita barang bukti uang sebanyak Rp 150 juta dari ruangan Komisi B DPRD Jatim, yang  berasal dari Bambang untuk Basuki melalui perantara Anang dan Rahman. Uang merupakan pembayaran kedua dari total komitmen Rp 600 juta.

Nominal ini disebut sebagai pembayaran per triwulan terkait pelaksanaan tugas pengawasan dan pemantauan DPRD tentang penggunaan anggaran di Provinsi Jatim. Selain itu, KPK juga menyampaikan pembayaran lainnya dari tiga Kadis kepada Basuki.

MEREKA AKAN DIPERIKSA KPK

1. Heru Tjahjono – Kadis Perikanan Jatim
2. Jariyanto – Kadis Pariwisata Jatim
3. Mas Purnomo Hadi – Kadis Koperasi dan UMKM Jatim
4. I Made Sukartha – Eks Kadis Koperasi dan UMKM Jatim yang kini Kadis ESDM
5. Zaenal Arif – PNS Dinas Koperasi dan UMKM Jatim
6. Juner – PNS Dinas Kehutanan Jatim