Juara di AS, Tim Kapal Robot ITS Dijamu Khofifah di Grahadi

HARUMKAN JATIM: Tim robotika ITS menunjukkan prestasi level dunia pada Khofifah. | Foto: Barometerjatim.com/NATHA LINTANG
HARUMKAN JATIM: Tim robotik ITS menunjukkan prestasi level dunia pada Khofifah. | Foto: Barometerjatim.com/NATHA LINTANG

SURABAYA, Barometerjatim.com – Selasa (6/8/2019) siang, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa kedatangan tamu, tiga mahasiswi dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya di Gedung Negara, Grahadi.

Ketiganya, Sabilah Margirizki, Aisyah Mutiara, dan Tiara Medina yang tergabung dalam Tim Banusastra ITS bukanlah mahasiswi biasa. Mereka juara yang baru pulang dari ajang International Roboboat Competition (IRC) 2019 di Florida, Amerika Serikat (AS).

Sukses tim robotik ITS mengungguli peserta dari berbagai negara di dunia tersebut, sekaligus mempertahankan juara di ajang yang sama tahun lalu.

Menurut Khofifah, capaian Tim Banusastra ITS ini bukanlah hasil kerja instan, apalagi kebetulan. Melainkan melalui proses penelitian, percobaan yang panjang, serta upaya tak kenal menyerah.

“Research and Development (RnD) itu sangat dinamis, dan pesat perkembangannya. Setiap orang, harus melakukan inovasi dan terus belajar agar tidak tertinggal,” kata Khofifah.

“Dan yang lebih penting lagi, hasil riset dan berbagai inovasi ini harus terkoneksi dengan dunia usaha dan dunia industri,” sambungnya.

Bisa saja, lanjut Khofifah, saat ini posisi kita di titik tertinggi. Namun di saat yang sama pihak lain melakukan inovasi secara terus menerus, sehingga melaju kencang meninggalkan yang lain. Karena itu, teruslah berinovasi dan berkreasi.

Dalam berinovasi, menurut Khofifah, tidak boleh mengenal kata puas, apalagi menyerah. Melainkan harus terus mengembangkan kreativitas dan memaksimalkan potensi yang ada, sehingga secara terukur mengalami peningkatan strata.

“Apa yang diraih Tim Banusastra ITS ini bisa menjadi teladan kita bersama. Inovasi tak boleh kenal kata henti. Kalaupun ada kendala, dicari solusinya hingga melahirkan hasil yang memuaskan,” imbuhnya.

Khofifah juga berharap, akan muncul juara-juara baru di bidang yang lain dari anak-anak muda yang berprestasi untuk Jatim.

“Tidak hanya bidang robotik saja, tapi juga olah raga, matematika, fisika, kesenian, dan seterusnya. Saya ingin anak-anak memaksimalkan kemampuannya dan membawa harum nama Jatim dan Indonesia di tingkat dunia,” pungkasnya.

» Baca Berita Terkait Khofifah, ITS