Selasa, 25 Januari 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Gus Yahya Ketum PBNU, Akademisi Unesa Harap NU Kian Manfaatkan TI

Berita Terkait

SAMBUT BAIK: Dedy Rahman Prehanto, sambut baik terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketum PBNU. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
SAMBUT BAIK: Dedy Rahman Prehanto, sambut baik terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketum PBNU. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya (Unes), Dedy Rahman Prehanto menyambut baik terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai ketua umum Pengurus Besar Nahdaltul Ulama (PBNU) periode 2021-2026.

“Saya menghaturkan ucapan selamat atas terpilihnya Gus Yahya sebagai ketua umum PBNU dalam Muktamar Ke-34 di Lampung,” kata Dedy yang juga wakil ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur di Surabaya, Minggu (26/12/2021).

Dalam pandangan Dedy, terpilihnya Gus Yahya yang sempat menjadi Juru Bicara Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) akan sangat memberikan dampak positif bagi NU.

“Gus Yahya sangat cocok dan pas memimpin PBNU dengan kapasitas dan kapabilitas, serta rekam jejak beliau yang luar biasa,” katanya.

Selain itu, Dedy mengharapkan terpilihnya Gus Yahya sebagai ketua umum PBNU dapat membuat ormas keagamaan terbesar di Indonesia itu semakin berkembang, terutama dalam bidang teknologi informasi (TI).

Dedy mengharapkan Gus Yahya mendorong warga Nahdliyin untuk membangun pergaulan, jejaring, dan ekosistem bidang TI di lingkungan NU.

Tujuannya, kata Dedy, agar semakin menjadikan TI sebagai media dakwah dan informasi, mengingat perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat terutama bagi kaum milenial.

“Semoga dengan terpilihnya Gus Yahya sebagai ketua umum PBNU, dapat lebih memanfaatkan teknologi informasi dalam menjalankan roda organisasinya,” tandasnya.

» Baca Berita Terkait Unesa, PBNU

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -