Rabu, 07 Desember 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Gus Ipul: Saya Tak Ada Masalah dengan Pakde Karwo

Berita Terkait

BUKAN GARANSI: Saifullah Yusuf (kiri) dan Soekarwo. Hampir dua periode bersama memimpin Jatim bukan garansi Partai Demokrat akan mendukung Saifullah. | Foto: Ist
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Dua periode mendampingi Soekarwo memimpin Jawa Timur, bukan garansi bagi Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bakal diusung Partai Demokrat di Pilgub Jatim 2018.

Terlebih, belakangan ini Pakde Karwo — sapaan akrab Soekarwo — yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jatim justru memberikan sinyal untuk mengusung Khofifah Indar Parwansa.

Setidaknya ada tiga sinyal yang dilontarkan ke publik. Pertama, Pakde Karwo menyebut tak ada perlakuan khusus untuk Gus Ipul dari Demokrat meski dua periode mendampingi dirinya.

• Baca: Elektabilitas Rendah, Demokrat Tak Istimewakan Gus Ipul

Kedua, mengeluarkan statement bahwa yang memenangi Pilkada, termasuk Pilgub Jatim 2018, biasanya calon terpopuler. Sebaliknya, calon yang memiliki kompetensi namun tidak populer bakal kandas.

Merujuk hasil survei The Initiative Institute periode 15-30 Juni 2017, calon terpopuler saat ini yakni Khofifah Indar Parawansa. Menteri Sosial yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU itu menjadi tokoh terpopuler yang dikenal 100 persen di 19 kabupaten/kota, mengungguli Gus Ipul maupun Tri Rismaharini.

Ketiga, Pakde Karwo mendorong Khofifah agar mendaftar Cagub lewat penjaringan Partai Demokrat Jatim. Gayung pun bersambut. Ketua Desk Pilkada DPD Partai Demokrat Jatim, Maskur menyebut Khofifah telah mengkomunikasikan rencana mendaftar pada 31 Juli mendatang.

Mengapa Demokrat tak ‘mengistimewakan’ Gus Ipul, adakah persoalan politik dengan Pakde Karwo? “Pakde sama saya nggak ada masalah. Pakde ya komunikasi wong kita ini 10 tahun (bersama memimpin Jatim). Tetapi partai punya mekanisme internal, ya kita tunggu saja,” katanya pada wartawan usai paripurna DPRD Jatim, pekan lalu.

• Baca: Pakde Karwo: Calon Terpopuler Biasanya yang Menang

“Saya sudah mendampingi Pakde selama dua periode dan alhamdulillah berjalan lancar. Bahkan diapresiasi banyak pihak, ya tentu ini satu prestasi tersendiri,” klaimnya.

Gus Ipul juga menegaskan, di tengah mayoritas pasangan ‘bercerai’ di tengah jalan namun dirinya dengan Seokarwo bisa berjalan dan bertahan sampai 10 tahun.

“Sampai detik ini setidak-tidaknya saya sama Pakde sama-sama bisa saling memahami, mengerti, bekerja sama, berbagi peran, nggak ada masalah. Harusnya yang nggak ada masalah diteruskan,” harapnya.

3 SINYAL DEMOKRAT TAK DUKUNG GUS IPUL

  1. Tidak ada perlakukan khusus untuk Gus Ipul dari Demokrat meski dua periode mendampingi Soekarwo.
  2. Soekarwo mengeluarkan statement bahwa yang memenangi Pilkada biasanya calon terpopuler. Dalam berbagai survei menempatkan Khofifah Indar Parawansa sebagai calon terpopuler.
  3. Soekarwo mendorong Khofifah agar mendaftar Cagub lewat penjaringan Demokrat Jatim dan Khofifah disebut Demokrat akan mendaftar pada 31 Juli mendatang.
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -