Bawaslu Lamongan Bubarkan Kegiatan Bakal Caleg PDIP

DIDUGA KAMPANYE DINI: Pertemuan terbatas bakal Caleg PDIP di lembaga pendidikan dibubarkan Bawaslu Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
DIDUGA KAMPANYE DINI: Pertemuan terbatas bakal Caleg PDIP di lembaga pendidikan dibubarkan Bawaslu Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Diduga melakukan kampanye dini, Abdul Shomad, bakal Caleg DPRD Kabupaten Lamongan dari PDIP yang mengadakan pertemuan terbatas di gedung lembaga pendidikan, terpaksa membubarkan diri setelah didatangi petugas Bawaslu Lamongan.

Tiga orang petugas Bawaslu yang datang ke lokasi mendapati Shomad, bakal Caleg dari Dapil I (Kecamatan Tikung, Sarirejo, Lamongan, Deket, Glagah dan Karangbunangun) tersebut, sedang mengadakan pertemuan terbatas bersama pengurus dan guru TK Muslimat NU Annur Cahaya di Jalan Sunan Kalijogo, Lamongan.

Entah apa yang dibicarakan dalam pertemuan terbatas tersebut. Namun saat ditanya petugas Bawaslu, Shomad berkelit melakukan kampanye di lembaga pendidikan.

• Baca: DPT Pemilu 2019 di Lamongan Susut 1.281 Pemilih

“Tidak kampanye, ini tadi juga mendadak pertemuannya, karena saya dimintai tolong pengajuan bantuan anggaran pembangunan gedung TK ini. Jadi saya mampir,” kelit Shomad, Selasa (18/9).

Menyadari kegiatannya didatangi petugas Bawaslu dan Panwascam Lamongan, Shomad kemudian memilih membubarkan pertemuannya bersama pengurus dan guru TK Muslimat NU Annur Cahaya.

Tindakan Pencegahan

Sementara Ketua Bawaslu Lamongan, Miftahul Badar mengatakan sebelumnya pihaknya menerima informasi dari warga, terkait adanya kegiatan yang berpotensi kampanye yang dilakukan Caleg di lembaga pendidikan.

Berawal dari informasi warga, petugas Bawaslu bersama Panwascam langsung meresponnya dengan mendatangi lokasi kegiatan pertemuan yang dilaporkan. Sesuai Standar Operational Procedure (SOP) Bawaslu Lamongan, apabila pelanggaran dapat dicegah, maka pihaknya akan mencegahnya.

• Baca: Eks Napi Korupsi Bisa Nyaleg, Golkar Lamongan: Senang Lah!

Alhamdulillah, tidak sampai terjadi kampanye, sebab jajaran Bawaslu langsung turun ke lapangan dan berhasil melakukan upaya pencegahan,” terang Badar.

Dia berharap masyarakat dapat berperan lebih proaktif lagi memberikan informasi, termasuk turut serta dalam mencegah tindakan pelanggaran Pemilu.

“Kami berterima kasih kepada warga masyarakat yang telah berkenan proaktif memberikan informasi awal,” tandasnya.

» Baca Berita Terkait Bawaslu Lamongan, Pemilu 2019, PDIP