AKBP Feby Tak Mau Dianggap Mantan Kapolres Lamongan

KAPOLRES LAMONGAN: AKBP Harun (kiri) gantikan AKBP Feby Hutagalung. | Foto: Barometerjatim.com/HAMI MANWAR
KAPOLRES LAMONGAN: AKBP Harun (kiri) gantikan AKBP Feby Hutagalung. | Foto: Barometerjatim.com/HAMI MANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Jajaran Polres Lamongan menggelar Apel Zona Integritas untuk menyambut kedatangan Kapolres yang baru, AKBP Harun menggantikan pejabat lama, AKBP Feby DP Hutagalung, Selasa (7/1/2020).

Kedatangan mantan Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama istri di Mapolres Lamongan, disambut dengan upacara Pedang Pora oleh para perwira Polres Lamongan.

Feby mengatakan, kegiatan apel prosesi penyambutan terhadap kedatangan pejabat Kapolres baru sudah menjadi tradisi bagi jajaran Polres Lamongan.

“Kegiatan seperti ini sudah menjadi kebiasaan, dan telah dipersiapkan untuk menyambut pejabat Kapolres yang baru. Saya dulu juga seperti ini, dilakukan kegiatan serupa,” katanya.

Feby yang akan bertugas dan menjabat Kapolres Mojokerto juga menyampaikan, dirinya tidak ingin dianggap sebagai mantan Kapolres Lamongan, tetapi lebih senang disebut alumni Kapolres Lamongan.

“Tadi malam saya sempat menobatkan, saya tidak mau dianggap sebagai mantan Kapolres Lamongan, tapi saya ingin dianggap sebagai alumni Kapolres Lamongan,” katanya.

Menurut Feby, bahasa mantan kesannya kurang pas karena biasanya mudah dilupakan. “Saya enggak mau dilupakan, saya ingin silaturahim sebagai alumni Kapolres Lamongan bisa terjaga d iantara kita semua,” ujarnya.

Selain itu, alumnus Akpol 1999 itu menyampaikan, sejak menjabat Kapolres Lamongan dua tahun silam, dirinya bersama jajaran berkomitmen memperjuangkan institusinya dapat predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Perjuangan itu bukan perjuangan saya, tetapi ini komitmen dari pimpinan sampai dengan level bawah. Bagaimana predikat zona integritas itu bisa kita raih, karena soliditas dan kerja sama yang cukup positif di tengah kami semua,” terangnya.

Tanggung Jawab Berat

Sementara Harun mengaku bangga memiliki senior yang memiliki prestasi fenomenal, dengan menorehkan predikat WBK dan WBBM dalam waktu dua tahun.

“Ini menjadi pengalaman yang pertama kalinya, saya mengambil apel di Polres Lamongan dan diawali dwngan penyematan Pin Zona Integritas WBK dan WBBM,” katanya.

Menurut Harun, predikat WBK dan WBBM yang diraih Polres Lamongan dengan kerja keras jajarannya, merupakan strata predikat tertinggi dalam pelayanan kepada publik.

“Ini suatu tanggung jawab yang berat bagi kita semua, tanggung jawab yang harus kita lakukan, harus kita pertahankan, dan perlu kita laksanakan,” katanya.

Dalam melanjutkan tongkat estafet tersebut, dia mengajak jajaran Polres Lamongan bekerja bersama untuk mempertahankan predikat WBK dan WBBM yang diraih pada kepemimpinan Feby.

» Baca Berita Terkait Polres Lamongan