Ziarahi Makam Bung Tomo, Anis Matta Diarak Naik Jeep Willys

TAKBIR: Anis Matta, datang ke makam Bung Tomo dengan diarak Jeep Willys atap terbuka tahun 1939. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TAKBIR: Anis Matta, datang ke makam Bung Tomo dengan diarak Jeep Willys atap terbuka tahun 1939. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua Umum DPP Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Anis Matta memperingati Hari Pahlawan dengan melakukan ziarah ke makam Bung Tomo di Ngagel Rejo, Surabaya, Rabu (10/11/2021).

Kedatangan Anis cukup menyita perhatian pengguna jalan, lantaran diarak menggunkan Jeep Willys atap terbuka tahun 1939. Sesampainya di lokasi pemakaman, para kader dan pendukungnya memberi sambutan luar biasa.

Tak kalah semangat, dari atas Jeep Willys, Anis berulang kali mengelorakan pekik “merdeka!” dan “Allahu Akbar!”, mengingatkan pada semangat arek-arek Soroboyo dalam pertempuran 10 November 1945.

Didampingi Sekjen Partai Gelora, Mahfudz Siddiq dan Ketua DPW Partai Gelora Jatim, Muhamad Sirot serta pengurus lainnya, Anis kemudian masuk ke area pemakaman Bung Tomo untuk berdoa, tahlil, dan orasi. Setelahnya, lanjut ziarah ke Taman Makam Pahlawan yang terletak di seberang jalan.

Usai ziarah, Anis menuturkan, kehadirannya di makam pahlawan untuk, pertama, menegaskan kesetiaan kepada bangsa dan negara atas perjuangan mereka. “Karena itu kita hadir untuk mendoakan mereka.” katanya.

Kedua, terang Anis, untuk menegaskan makna kepahlawanan yang abadi dan sangat diperlukan di tengah krisis yaitu memberi.

“Kita harus mendorong semua diri kita, masyarakat kita, untuk mengemukakan, mendahulukan semangat memberi ini, karena inilah makna kepahlawanan abadi yang diwariskan para pahlawan,” paparnya.

Ketiga, Anis ingin menegaskan satu inspirasi penting dari Bung Tomo bahwa dia merebut momentum pada 10 November 1945. “Beliau seorang jurnalis, bukan tentara, tetapi beliau merebut momentum, memimpin perlawanan mempertahankan kemerdekaan,” katanya.

“Dan semangat merebut momentum ini yang harus terus ditumbuhkan, khususnya di kalangan para pemimpin. Apalagi menghadapi situasi ketidakpastian, diperlukan keberanian untuk merebut momentum,” tuntas Anis.

» Baca Berita Terkait Hari Pahlawan