Wagub: Dishub Harus Tindak Kendaraan Tak Laik Jalan

USUT TUNTAS: Kelaikan kendaraan patut menjadi perhatian bersama dalam kecelakaan di Purwodadi. (Foto: Ist)

PASURUAN, Barometerjatim.com – Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Saifullah Yusuf menegaskan faktor penyebab kecelakaan di Jalan Raya Purwodadi, Pasuruan, yang patut mendapat perhatian bersama adalah kelayakan kendaraan.

“Ini penting untuk diperhatikan semua pihak, terutama pemilik angkutan barang atau angkutan umum. Kelayakan kendaraan ini agar betul-betul dipenuhi oleh owner atau pemilik kendaraan,” katanya, Sabtu (14/1).

Wagub mengatakan, kecelakaan di Purwodadi yang menyebabkan empat orang meninggal dan delapan luka-luka merupakan satu hal yang menyedihkan. “Sungguh memilukan bagi dunia transportasi kita gara-gara truk remnya blong sehingga menimbulkan korban jiwa,” tuturnya.

Karena itu dia meminta adanya peraturan keras dan sanksi tegas, di antaranya memberlakukan denda terbesar dan dicabut izin trayeknya serta tidak bisa diberikan lagi izinnya.

“Kami akan minta Dishub Provinsi Jatim mengusulkan satu peraturan yang memberikan sanksi berat bagi pemilik kendaraan yang melanggar kelayakan angkutan kepada pemerintah pusat. Ini agar mengurangi kecelakaan dan keteledoran,” imbuhnya.

Faktor kedua, selain kelayakan kendaraan, Wabup juga meminta agar memperhatikan masalah SDM. “Para driver kita tidak boleh mengabaikan sekecil apapun tentang kelayakan kendaraan,” katanya.

“Butuh sopir yang modern, sehat, sensitif dan menjadikan faktor keselamatan menjadi nomor satu. Pemilik angkutan barang atau umum juga memperhatikan kesehatan, kesejahteraan sopir dan standar kelayakan sopir yang memenuhi syarat.”

Para sopir juga diminta mengedepankan ketaatan terhadap rambu-rambu lalu lintas dan cukup istirahat. “Aturan harus ditegakkan dan dipenuhi,” pungkasnya.

KORBAN KECELAKAAN PURWODADI
Meninggal:

  1. Suyud (50), alamat Jl Untung Suropati RT 4/2 Desa/Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.
  2. Sianah, alamat Jl Untung Suropati RT 4/2 Desa/Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.
  3. Abdul Mufid (31), alamat Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Suwarni, alamat Desa Kumajang RT 16/04 Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokanhulu.

Luka-luka:

  1. M. Nur Salim (Desa Purwoasri RT.03/05, Kecamatan Singosari, Kabupaten Pasuruan) – IGD RS Saiful Anwar.
  2. Abdul Ghofar (Desa Suwut Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan) – IGD RS Saiful Anwar.
  3. Muhammad Amil (Desa/Kecamatan Wonoasih, Probolinggo) – IGD RS Saiful Anwar.
  4. Yunus Fauzan (Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang) – Sudah pulang dr RS Marsudi Waluyo.
  5. Setyawati Nurjayanti (Desa Kalen, Kecamatan Dlangu, Kabupaten Mojokerto) – Puskesmas Purwodadi.
  6. Gilang Dwi Ariani (Desa Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro) – Puskesmas Purwodadi.
  7. Zaenal Abidin (Desa Kedungbunder, Kabupaten Jombang) – Puskesmas Purwodadi.
  8. Wiyono (Desa Karanganyar, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan)