US Berbasis Komputer, Seluruh Peralatan Milik Siswa

SIDAK WAKIL RAKYAT: Anggota Komis X DPR RI, Arzeti Bilbina melakukan sidak kesiapan sarana dan prasarana sekolah dalam melaksanakan ujian. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Siswa kelas XII SMA mengikuti Ujian Sekolah (US), Senin (6/3) hingga Kamis (9/3). Soal ujian dibuat internal guru masing-masing. Khusus di Surabaya, sejumlah SMA melaksanakan US berbasis komputer.

Salah satunya SMAN 1 Surabaya yang diikuti 270 siswa. Mereka dibagi dalam tujuh ruangan dengan 20 siswa di setiap ruangan. Dengan demikian US dibagi menjadi dua sesi.

Kepala SMAN 1 Surabaya, Johanes Mardjiono menerangkan, US kali ini sepenuhnya memakai peralatan milik siswa, bisa laptop atau gadget. Sebelum US dilakukan, pihaknya melakukan pendataan peralatan yang digunakan siswa.

• Baca: Hari Kedua Geladi Bersih UNBK Terkendala Pemadaman Listrik

“Bila menggunakan gadget, maka SIM card harus dicabut terlebih dahulu dan dikumpulkan. Setelah itu baru siswa diizinkan mengakses aplikasi US. Kami pakai aplikasi moodle. Jawaban bisa langsung di perangkat yang digunakan,” paparnya, Senin (6/3).

Aplikasi moodle, lanjut Johanes, didapat dengan gratis dan sudah tersedia. Siswa tinggal mengoneksikan perangkat dengan wifi di kelas. Setelah tersambung tinggal buka browser untuk masuk ke aplikasi menggunakan IP masing-masing.

Dalam US terdapat soal pilihan ganda dan uraian. Johanes menambahkan, tiap siswa menerima kertas untuk menjawab soal uraian. “Jawaban belum bisa ditulis langsung di perangkat yang dipakai siswa,” terangnya.

Sidak Anggota DPR
US berbasis komputer juga dilaksanakan di SMAN 2 Surabaya. Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Candra Irawan mengatakan, 381 siswa kelas XII mengikuti US menggunakan 20 ruangan dengan 20 siswa di setiap ruangan.

Sama dengan SMAN 1, di SMAN 2 juga menggunakan laptop milik siswa. Khusus siswa yang tidak memiliki laptop atau rusak, sekolah menyediakan laboratorium komputer.

“Laboratorium komputer baru digunakan semua saat Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pekan depan,” kata Candra.

US di SMAN 1 dan 2 ini mendapat perhatian khusus dari Anggota Komis X DPR RI, Arzeti Bilbina yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) kesiapan sarana dan prasarana sekolah dalam melaksanakan ujian.

Menurut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, sarana dan prasarana merupakan fasilitas penting bagi siswa.

“Ujian yang menggunakan komputer diharapkan membuat siswa makin percaya diri, tenang dan lebih nyaman menjawab soal ujian,” ujarnya.