Persida, Lebih Menantang Tanpa Pemain Bintang

POLESAN BINTANG: M Zein Alhadad (kiri) latih para pemain Persida Sidoarjo agar menjadi bintang. | Foto: Barometerjatim.com/TOMY RABANI

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Melatih tim penghuni kasta kedua, Persida Sidoarjo tidak membuat hati M Zein Alhadad berkecil hati. Sebaliknya, mantan pelatih terbaik Piala Indonesia yang akrab dipanggil Mamak itu tetap bersemangat.

Tak ada yang berubah dari gaya Mamak saat melatih tim Persida Sidoarjo di Lapangan Brigif, Gedangan, Senin (24/4). Tetap energik, tak mau berada di tepi, namun ikut berada di tengah lapangan sambil sesakali berteriak memberikan instruksi.

• Baca: Gairah Petarung Muda Berebut Tiket Popnas

Di sela sesi latihan, Mamak juga kerap bercanda menghibur pemainnya, “Kami baru saja kalah telak di pertandingan pertama di kandang lawan. Saya tak ingin pemain larut dengan kekalahan itu. Kami fokus di pertandingan kedua di kandang sendiri, ” ujar mantan pelatih Persija Jakarta itu.

Memang, dalam debut perdananya bersama Persida di kompetisi Liga 2, Mamak gagal membawa tim berjuluk Laskar Jenggola tersebut meraih poin. Justru menderita kekalahan telak di kandang Persiwangi Banyuwangi, 0-3.

Tugas Tak Ringan
Jika melihat perjalanan Persida, tugas Mamak tidak ringan. Maklum, pria yang pernah menangani Timnas Indonesia U 23 hanya punya waktu sebulan menyiapkan tim. Apalagi tidak ada pemain bintang. Mayoritas merupakan pemain jebolan kompetisi lokal Sidoarjo yang belum punya pengalaman di level nasional.

Namun bagi Mamak, tidak memiliki pemain bintang dan persiapan singkat menjadi tantangan. “Tidak ada bintang lebih menantang. Pastinya lebih puas bisa menciptakan pemain menjadi bintang daripada mengambil pemain yang sudah jadi,” ucapnya.

• Baca: Hasil Selekda, Kodrat Jatim Jaring 36 Petarung

Diakuinya di pertandingan pertama, kelemahan mencolok para pemain adalah masalah mental. “Satu gol dari titik penalti tidak bisa kita komentari. Dua gol lainnya merupakan kesalahan tim kita sendiri, bukan karena tim lawan lebih bagus,” ucapnya.

Di laga kedua nanti, Persida akan bertindak sebagai tuan rumah menjamu PSMP Mojokerto di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (29/4). Sentuhan ajaib Mamak dibutuhkan untuk menebus ‘dosa’ di laga perdana.

“Kami fokus memperbaiki tim saya sendiri. PSMP punya persiapan lebih panjang dari kita, tapi itu bukan jaminan mereka lebih dari kami,” tandasnya.