Muda dan Inspiratif, Alasan Pegiat Desa Wisata Dukung Emil

PESONA DESA WISATA: Cawagub Jatim, Emil Dardak berkunjung ke Desa Wisata Genilangit, Magetan, Kamis (4/5). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
PESONA DESA WISATA: Cawagub Jatim, Emil Dardak berkunjung ke Desa Wisata Genilangit, Magetan, Kamis (4/5). | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

MAGETAN, Barometerjatim.com – Beragam alasan terlontar mengapa masyarakat Jatim begitu deras mendukung Emil Elestianto Dardak. Bagi kelompok muda pegiat Desa Wisata Genilangit, Magetan, alasan utama karena suami Arumi Bachsin tersebut sosok yang cerdas, muda dan inspiratif.

“Saya menilai Mas Emil ini sosok cerdas, muda dan inspiratif. Beliau satu-satunya calon yang sudah berbuat untuk desa wisata karena beliau bupati Trenggalek,” tutur Ketua Karang Taruna Desa Wisata Genilangit, Agus.

Penuturan Agus tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan Emil di Desa Wisata Genilangit. “Selain itu, Mas Emil satu-satunya calon yang sudah terbukti berbuat untuk kemajuan desa wisata,” tambahnya.

• Baca: Emil-Arumi ‘Magnet Baru’ bagi Kader Nasyiatul Aisyiyah

Agus menambahkan, rekam jejak Emil ini mampu menjadi harapan besar bagi para pegiat desa wisata di Jawa Timur. “Harapan kami jika nanti Mas Emil terpilih, bisa saya undang untuk memajukan desa wisata di Jatim,” ungkap Agus.

Mendapatkan dukungan dari sekelompok anak muda pengelola desa wisata, Emil sangat mengapresiasi dan berterima kasih. Dia berkomitmen untuk mendukung kemajuan desa wisata melalui kebijakan infrastruktur, bantuan keuangan desa, promosi dan Corporate Social Responsibility (CSR).

“Saya sangat salut dengan kreativitas anak muda di sini, dibangun dengan gotong royong. Ini juga yang saya lakukan di Trenggalek, bertemu dengan anak muda yang memiliki kreativitas dengan semangat luar biasa. Kemajuan desa wisata adalah komitmen kami dalam Jatim Harmoni,” paparnya.

• Baca: Bersama Warga Pacet, Emil Komitmen Lestarikan Desa Adat

Emil menjelaskan, pariwisata harus mampu mendekatkan masyarakat kepada alam dan kebudayaan. Seperti lahirnya Desa Wisata Genilangit ini juga tidak bisa dilepaskan dari akar budaya gotong-royong masyarakat dan pemuda setempat.

“Pariwisata harus mampu mendekatkan masyarakat kepada alam dan kebudayaan, bukan pariwisata yang mencabut kita dari akar kearifan lokal dan kebudayaan,” ungkap Emil.

Dia menyebutkan, dalam salah satu program Khofifah-Emil, Jatim Harmoni, pasangan ini ingin menguatkan keselarasan dan gotong-royong masyarakat. “Kolaborasi semua elemen akan memperkuat upaya kesejahteraan masyarakat,” ungkap Emil.