Misteri Nilai Kontrak Kapal Api di Liga 3 Jatim

RAHASIA NILAI SPONSOR: Ada sponsor di kostum klub peserta Liga 3 Jawa Timur. Namun soal nilai kontrak, Asprov PSSI Jatim memilih bungkam. | Foto: Barometerjatim.com/TOMMY RABANI

SURABAYA, Barometerjatim.com – Siapa bilang olahraga — khususnya sepakbola — minim dukungan swasta. Buktinya, selevel kompetisi sepakbola regional Liga 3 Jawa Timur mendapat suntikan dana dari perusahan berkelas, PT Santos Jaya Abadi (SJA) dengan produk Kopi Kapal Api, selaku sponsor utama.

Sayang, dukungan pihak swasta ini tidak diikuti dengan sikap keterbukaan. Baik  Asprov PSSI Jatim sebagai penyelanggara Liga 3 maupun pihak sponsor enggan mempublikasikan nilai kontrak dengan dalih rahasia perusahaan.

Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) Asprov PSSI Jatim, Achmad Riyadh mengatakan nilai kontrak tidak perlu disebutkan karena menjadi rahasia perusahan.

“Itu rahasia perusahaan, yang pasti Kami bersyukur bisa mendapatkan sponsor. Ini awal yang bagus untuk menjadikan industri sepakbola di Jatim,” ujar Riyadh sebelum Launching Liga 3 PSSI Jatim di Hotel Garden Palace, Surabaya, Minggu (30/4) malam.

• Baca: Liga 3, Jalan Jatim Kembali Jadi Barometer Sepakbola Nasional

Sejak terpilih menjadi ketua umum Asprov PSSI Jatim, sebulan lalu, Riyadh mengaku ingin menjadikan sepakbola sebagai industri olahraga. Keinginan itu baru akan terpenuhi jika ada perusahaan yang bersedia diajak kerjasama mengelola kompetisi.

“Baru kali ini ada kedekatan dengan Kapal Api. Sebagai kompensasi, setiap klub wajib memasang salah satu produk Santos,” ujarnya.

Setali tiga uang, pihak PT Santos Jaya Abadi melalui Regional Promotion Koordinator PT Santos Jaya Abadi, Boby Erwan juga enggan membeberkan besaran dana yang dikucurkan untuk kompetisi Liga 3.

“Yang jelas, besarnya bisa mencukupi pembinaan. Komitmen pertama bisa memenuhi kebutuhan kompetisi,” katanya. Pihaknya, kata Boby, juga bangga bisa menjadi sponsor Liga 3 sebab perusahaannya ikut membantu pembinaan dan memajukan sepakbola Jatim.

• Baca: 12 Tim Adu Hebat di Linus Futsal AFP Jatim 2017

“Harapan ke depan bersama sepakbola, kami ingin memajukan Jatim. Untuk bisa maju sepakbolanya, maka pemainnya harus berkualitas. Karena itu pembinaan pemain muda harus dimulai dari sekarang,” tuturnya.

Kompetisi Liga 3 PSSI Jatim diikuti 41 tim dan akan diputar mulai 3 Mei dengan menggunakan sistem home-away. Selain Liga 3, Asprov PSSI Jatim juga menggelar turnamen Piala Suratin yang diikuti 44 tim dan U-15.