Halal bi Halal Pemprov Jatim Digelar Tiga Kloter

Benny Sampir Wanto (Ist)

SURABAYA, Barometerjatim.com – Selasa (4/7), Gubernur Soekarwo bersama Wagub Saifullah Yusuf menggelar halal bi halal Idul Fitri 1438 H bersama berbagai komponen di Jatim di halaman Kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan 110 Surabaya.

Menurut Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Benny Sampir Wanto, kegiatan ini berlangsung dari pukul 07.30-11.00 WIB yang dibagi menjadi tiga kloter.

Kloter pertama pukul 07.30-08.30 WIB, halal bi halal digelar dengan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemprov Jatim.

Kloter kedua, pukul 08.30-09.30 WIB, halal bi halal dengan anggota Forpimda Jatim, DPRD Jatim, para mantan gubernur dan Wagub, konsul jenderal dan konsul kehormatan atau perwakilan asing, pimpinan BUMN, rektor PTN/PTS, pimpinan parpol, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta pimpinan instansi vertikal.

“Sementara kloter ketiga pukul 09.00-11.00 WIB, beliau berhalal bi halal dengan para bupati/walikota, wakil bupati/walikota, Sekda dan anggota Forkopimda kabupaten/kota,” jelasnya.

• Baca: Era Globalisasi, Kadin-HIPMI Diminta Ikut Urus UMKM

Menurut mantan Kepala Biro Kerjasama Setda Provinsi Jatim ini, selama kegiatan berlangsung, gubernur, Wagub maupun Sekdaprov Soekardi didampingi istri masing-masing. Hal itu juga berlaku untuk undangan lain seperti Forkopimda, mantan gubernur/wagub, bupati/walikota dan kepala OPD jajaran Pemprov Jatim.

“Untuk kalangan internal di jajaran Pemprov Jatim, khususnya pejabat eselon III dan IV tidak bersama istri atau suami,” tambah Benny.

Demikian pula untuk staf di lingkungan kantor gubernur Jatim, yakni Sekretariat Daerah, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Tentang pakaian yang dikenakan, Benny menjelaskan, untuk sipil memakai batik lengan panjang, militer menggunakan pakaian yang berlaku saat itu, sedangkan ibu-ibu mengenakan pakaian bebas rapi.