Dua Unggulan Rontok di Tunggal Putri

PELIPUR LARA: Ana Rovita, pelipur lara tuan rumah pada hari kedua Turnamen Bulutangkis Victor International Series 2017 di GOR Sudirman Kertajaya, Surabaya, Selasa (9/5). | Foto: Barometerjatim.com/ HAFID RAHMAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Hari kedua Turnamen Bulutangkis Victor International Series 2017 di GOR Sudirman Kertajaya Surabaya, Selasa (9/5), menjadi neraka bagi pemain-pemain unggulan di sektor tunggal putri.

Diawali nasib buruk penghuni pelatnas PP PBSI, Febby Angguni. Menempati unggulan ke-4 di kejuaraan yang memperebutkan total hadiah 10 ribu dolar AS ini, Febby masih gagal move on ketika menghadapi pemain non seeded asal Cina Shen Yabing.

Bermain di lapangan 4, Febby tidak bisa lepas dari tekanan lawan dalam dua game (21-15, 24-22). “Saya sebenarnya berusaha bangkit di game kedua dengan mencoba meningkatkan tempo serangan. Namun hasilnya masih belum bisa mengubah keadaan,” katanya usai pertandingan.

Kekalahan Febby menjadi catatan bagi kekuatan sektor tunggal putri Indonesia di event internasional. Beruntung, Ana Rovita mampu menjadi pelipur lara tuan rumah. Menghadapi unggulan kedua asal Singapura Hui Zhen Grace Chua, Ana menang dua game (24-22, 21-15) dalam tempo 45 menit.

• Baca: Misteri Nilai Kontrak Kapal Api di Liga 3 Jatim

“Sempat kesulitan di game pertama. Tapi saya coba main sabar dan tidak mengendurkan tekanan untuk selalu ungguli perolehan poin,” ungkap Ana Rovita beberkan kunci permainannya.

Hasil ini membuat kans Ruselli Hartawan untuk meraih gelar terbuka di tunggal putri. Permainan stabil yang ditunjukkan ketika menghadapi wakil Cina Huang Qionghui, menunjukkan kelasnya sebagai unggulan pertama.

Ruselli menang mudah dalam tempo 36 menit (21-13, 21-16). Setidaknya, dari 18 wakil Merah Putih yang bertarung, 10 di antaranya masih melenggang mulus.

Di sektor tunggal putra, nyaris tidak ada kejutan berarti. Pemain-pemain unggulan melaju mulus tanpa kendala. Seperti yang ditampilkan unggulan pertama asal Jepang, Riichi Takeshita. Menghadapi wakil India Bodhit Joshi, juara bertahan di ajang ini menang mudah 21-17 dan 21-8.