Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Di Tengah Sorotan Kasus Jual Barang Sitaan, Satpol PP Surabaya Bentuk Pasukan Sobo Ratan

Berita Terkait

UNTUK PEJALAN KAKI: Pasukan Sobo Ratan ingatkan pengendara sepeda motor agar tak melewati pedestrian. | Foto: IST
UNTUK PEJALAN KAKI: Pasukan Sobo Ratan ingatkan pengendara sepeda motor agar tak melewati pedestrian. | Foto: IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Di tengah sorotan kasus menjual barang hasil penertiban, Satpol PP Surabaya membentuk Pasukan Sobo Ratan atau pasukan sepeda di pedestrian dan traffic light. Langkah ini untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan kepada masyarakat Kota Pahlawan.

“Jadi, pasukan ini keliling dengan bersepeda sesuai zonanya masing-masing. Tugas mereka adalah melakukan edukasi kepada warga dan melakukan pengawasan di pedestrian dan TL,” terang Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto di ruang kerjanya, Rabu (8/6/2022).

Menurutnya, pasukan ini dibentuk untuk mengembalikan fungsi pedestrian yang hanya boleh digunakan untuk pejalan kaki. Pedestrian tidak boleh untuk parkir, dilintasi sepeda motor, untuk jualan, dan sejenisnya.

Dia juga menegaskan, pengawasan di pedestrian dan traffic light akan dilakukan secara humanis dan edukatif. Sehingga apabila ada warga yang melanggar akan diberikan penjelasan yang edukatif.

Namun demikian, Eddy juga mengajak warga Surabaya untuk ikut serta mengembalikan pedestrian sesuai fungsinya, yakni hanya untuk pejalan kaki. “Mari kita jaga bersama pedestrian kita,” pintanya.

Pasukan Sobo Ratan, jelas Eddy, melibatkan 120 personel yang akan disebar ke 15 zona berbeda. Mereka akan melakukan pengawasan sesuai zona masing-masing mulai pukul 06.00-19.00 WIB.

“Awalnya hanya lima zona, dan kami kembangkan saat ini menjadi 15 zona,” tuntasnya.

» Baca berita terkait Satpol PP Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -