Alasan Sakit, Dahlan Izin Berobat ke China Lagi

ABSEN LAGI: Dahlan Iskan, kembali tak hadiri sidang dengan alasan berobat ke China. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Selasa (14/2) hari ini sidang lanjutan dugaan korupsi pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) — BUMD milik Pemprov Jatim – sedianya digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya dengan terdakwa Dahlan Iskan. Namun terdakwa memohon izin kepada hakim tidak bisa hadir dengan alasan berobat ke China lagi.

Itu adalah kali kedua dalam dua pekan Dahlan tidak menghadiri sidang. Pekan lalu, sidang juga batal digelar karena mantan Dirut PT PLN itu juga dalam kondisi sakit dan dirawat di rumah sakit.

Kepada majelis hakim yang diketuai Tahsin, tim kuasa hukum Dahlan menyampaikan surat keterangan catatan kesehatan Dahlan dari dokter RSU dr Soetomo. Pengacara juga menyampaikan surat permohonan pemeriksaan kesehatan kliennya ke Tianjin, China. Permohonan itupun dipertimbangkan hakim dan sidang ditunda.

• Baca: Tersangka Kasus Mobil Listrik, Dahlan Melawan Lewat Praperadilan

Sebelumnya, awal Januari lalu, Dahlan diizinkan berobat ke China oleh hakim untuk memeriksakan transplantasi hatinya dengan batas waktu sepuluh hari. Dia China, Dahlan dikawal seorang jaksa, yakni kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Surabaya.

Kuasa hukum Dahlan, Agus Dwi Harsono menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter spesialis di Tianjin, Dahlan harus kembali lagi untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan. “Kesehatan Pak Dahlan berpengaruh pada lancar atau tidaknya jalannya sidang,” ujarnya.

Dahlan memang harus memperoleh izin dari hakim untuk bepergian ke luar negeri, karena sejak status tahanan disandangkan Kejati Jawa Timur akhir 2016 lalu dia dicekal ke luar negeri. Bahkan, jangankan ke luar negeri, keluar dari Kota Surabaya saja tidak boleh karena berstatus tahanan kota.