11 Anggota Fraksi Golkar Dapil Jatim Rekomendasi Khofifah

REKOM UNTUK KHOFIFAH: Ridwan Hisjam, 11 anggota Fraksi Golkar dari 11 Dapil di Jawa Timur merekomendasi agar Golkar mengusung Khofifah sebagai Cagub Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ENEF MADURY

SURABAYA, Barometerjatim.com – Secara partai, Golkar memang belum memutuskan siapa bakal calon gubernur (Cagub) yang akan diusung di Pilgub Jatim 2018. Namun tokoh-tokoh Partai Beringin semakin terbuka saja dalam mendukung Khofifah Indar Parawansa.

Salah seorang tokoh Golkar, Ridwan Hisjam, bahkan menyebut 11 anggota Fraksi Golkar DPR RI dari 11 Dapil (Daerah Pemilihan) di Jatim telah membuat rekomendasi agar Golkar mengusung Khofifah sebagai Cagub.

“Wakilnya dari kader Golkar. Sudah sekitar dua bulan lalu dibuat, kita tanda tangan semua,” ungkap Ridwan kepada wartawan usai mengisi dialog publik: Memilih Pemimpin Jatim yang Berkemajuan yang digelar PW Muhammadiyah Jatim, Sabtu (9/9).

• Baca: Ketua DPP Golkar: Nusron Sangat Tegas Dukung Khofifah

Remomendasi itu dibuat, kata Ridwan, karena ke-11 orang tersebut menginginkan ada perubahan di Jatim. Mengingat Wagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang declare maju adalah bagian dari rezim lama yang telah memimpun Jatim selama 10 tahun bersama Soekarwo.

“Bukannya Jatim nggak maju, tapi kita ingin lebih maju dan lebih baik lagi,” tandas Anggota Komisi X DPR RI dari Dapil Malang Raya tersebut.

“Saiful ini bagian dari Pak Karwo kan, 10 tahun. Kita berikan kepada yang baru supaya terjadi perubahan di dalam rangka kepemimpinan di Jatim. Makanya salah satunya kita merekomendasi Khofifah,” tambahnya.

• Baca: Semangat Mendaftar, Belum Tentu Gus Ipul Diusung Golkar

Apakah rekomendasi 11 orang tersebut bisa digaransi bakal menjadi keputusan bulat di Golkar? “Nggak-lah, karena keputusan untuk menentukan bukan hanya itu. Bayak pertimbangan politik yang nggak bisa di-ekspose kan? Tapi ini (rekomendasi) menjadi pertimbangan,” paparnya.

Dia mengibaratkan ada 100 suara, maka bobot dukungan 11 anggota fraksi tersebut bisa 20 persen. “Karena kalau 11 orang ini bekerja, artinya suara Golkar yang ada di Jatim minimal utuh, tinggal ditambah lagi dengan calon,” tegas mantan ketua DPD Partai Golkar Jatim tersebut.