Naik ‘Kereta Kencana’, Warga Sambut Hangat Khofifah-Rendra

SAMBUTAN HANGAT: Warga menyambut kehadiran Mensos Khofifah Indar Parawansa di Desa Jabung dengan suka cita. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

MALANG, Barometerjatim.com – Ada pemandangan menarik saat peresmian Sanggar Seni Gunung Sari Desa Sejahtera Mandiri di Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Minggu (12/3).

Untuk menuju lokasi yang jaraknya sekitar satu kilometer dari balai desa, Khofifah diantar dengan naik andong yang didesain menyerupai kereta kencana para raja dan ratu.

Khofifah duduk di kursi belakang ditemani Kepala Dinas Sosial Jatim, Sukesi sementara Bupati Malang, Rendra Kresna menjadi ‘kusir’ ditemani Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof Dr H Masykuri Bakri MSi. Andong berjalan pelan karena di sepanjang perjalanan warga berebut salaman dengan Khofifah.

Sanggar Seni Gunung Sari ini bagian dari program Desa Sejahtera Mandiri (DSM) Desa Jabung binaan Kementerian Sosial (Kemensos), Universitas Islam Malang (Unisma) dan Pemkab Malang sejak 2016.

• Baca: Pesona Pedesaan Bertabur Ratusan Juta Rupiah per Bulan

Sedangkan Unisma memiliki lima desa yang menjadi obyek pengabdian terhadap masyarakat yakni Desa Kemiri, Slamparejo, Argosari, Sidorejo dan Jabung. Selain itu ada desa terdampak yakni Sukolilo.

Khusus Desa Jabung ‘diwisuda’ lebih awal sebagai DSM karena dinilai memenuhi beberapa keunggulan berkaitan dengan kearifan lokal lewat seni tradisional serta UMKM ekonomi kreatif.

Setibanya di Sanggar Seni Gunung Sari, usai melakukan peresmian, Khofifah meninjau sanggar dan berbaur dengan pelaku seni tradisional yang antusias menyambut kedatangannya. Bahkan Khofifah ikut menembangkan Lagam Aja Lamis bersama salah satu penabuh gamelan perempuan.

‘Wisuda’ Desa Jabung

SAPA WARGA: Mensos Khofifah Indar Parawansa ditemani Kadinsos Jatim Sukesi, sementara Bupati Rendra Kresna menjadi kusir ditemani Rektor Unisma) Prof Masykuri Bakri. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

Sebelum meresmikan Sanggar Seni Gunung Sari, Khofifah yang hadir bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo menghadiri ‘wisuda’ DSM Desa Jabung Berbasis Seni dan Ekonomi Kreatif.

Khofifah menuturkan, sesuai RPJM target yang ditentukan dari pembangunan DSM yakni 5.000 desa yang pembinaannya dibagi lewat beberapa kementerian di bawah koordinasi Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

“Di 2015 kami menyampaikan siap untuk 100 desa dan 20 desa tambahan di 2016. Maka ada 120 desa yang leading sector-nya Kemensos dalam proses penguatan pemberdayaan ekonomi kreatif. Itu pendekatan yang dilakukan dalam membangun DSM,” tuturnya.

Untuk Desa Jabung, Kemensos membangun kemitraan dengan Unisma melalui KKN berjenjang. “Setelah hari ini dianggap cukup oleh Unisma, maka kami ingin menyerahkan ini kepada Kemendes untuk selanjutnya dikembangkan, dikuatan, bahkan mungkin dijadikan role model bagaimana penguatan DSM,” paparnya.

• Baca: Gagal Masuk TNI, Eh.. Khofifah Malah Jadi Menteri

Menurut Khofifah, ada hal yang khas dari Kemensos yakni terkait bangunan keserasian sosial yang harus dijaga. “Kalau ada potensi-potensi kemungkinan ketidakserasian maka langkah awalnya, preventifnya juga harus dilakukan,” ujarnya.

Di Desa Jabung, lanjutnya, ada banyak local wisdom (kearifan lokal) di antaranya kesenian lokal dan perlu diberi bantuan untuk keserasian sosial melalui sanggar seni. “Sehingga ketika mendeteksi ada ketidakserasian maka sudah kita lakukan melakukan tindakan preventif,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama (Kube) sebesar Rp 20 juta, pengembangan sanggar tari Rp 50 juta, 100 perlengkapan sekolah siswa SD, 150 akta kelahiran, 150 paket Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) lima desa serta 100 paket sembako untuk lansia.