Dua Hari Tambah 116, Positif Corona di Surabaya Capai 708

barometerjatim.com

SURABAYA KIAN CORONA: Radar Covid-19 Jatim memotret sebaran virus Corona di Kota Surabaya. | Foto: Radar Covid-19/IST

SURABAYA, Barometerjatim.com Sepuluh hari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), jumlah positif Corona (Covid-19) di Surabaya masih melonjak tajam. Bahkan, dalam dua hari terakhir saja ada tambahan 116 sehingga total menjadi 708.

Baca juga: Komisi C DPRD Jatim Dorong PT DABN Jadi BUMD: Kinerjanya Baik dan Untung!

"Kemarin (Sabtu, 9/5/2020) ada tambahan 128 yang terkonfirmasi positif (di Jatim). Dari 128, Surabaya ada 75 tambahan baru," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (10/5/2020) malam.

Tambahan positif cukup besar berikutnya yakni Kabupaten Pasuruan (21), disusul Sidoarjo (18). Sisanya tersebar di Lumajang (1), Nganjuk (2), Bondowoso (3), Kota Probolinggo (1), Lamongan (2), Kabupaten Malang (1), Kota Malang (1), Kabupaten Mojokerto (1), Kabupaten Probolinggo (1) dan Jombang (1).

Sedangkan data per 10 Mei 2020, ada tambahan terkonfirmasi positif yakni 83. Dari jumlah itu, Surabaya bertambah 41 dan Sidoarjo 16. Sisanya tersebar di Kabupaten Pasuruan (1), Jombang (2) dan Kota Probolinggo (1).

Baca juga: Formasi Baru Direksi-Komisaris Bank Jatim, Ada Eks Pimpinan KPK!

Lalu Lamongan (4), Jember (1) Kota Malang (2), Kabupaten Malang (2), Kabupaten Kediri (1), Bondowoso(2), Kabupaten Blitar (1), Magetan (3),Tuban (2), Kabupaten Probolinggo (1) dan Pacitan (2).

Dengan demikian yang terkonfirmasi positif di Jatim saat ini ada 1.491. Dari jumlah itu, 1.098 orang (73.64 persen) saat ini masih dirawat. Berikutnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 4.031 dan yang masih diawasi 1.852 (45.94 persen).

"Jadi kalau kemarin di Jatim ada tambahan 128, hari ini tambah 83," tandas Khofifah yang juga ketua umum PP Muslimat NU.

Baca juga: VIDEO: 1 Persen pun Hibah Gubernur Jatim Tak Disentuh KPK, Kebal Hukumkah Khofifah?

ยป Baca Berita Terkait Wabah Corona, PSBB

Editor : Redaksi

Sudut Pandang
Berita Populer
Berita Terbaru