Konfercab Ricuh! Awi Gantikan Whisnu Pimpin PDIP Surabaya

RICUH: Konfercab serentak PDIP Jatim ricuh. Inset: Whisnu (kiri) dan Awi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KONFERCAB RICUH: Konfercab serentak PDIP Jatim ricuh. Inset: Whisnu (kiri) dan Awi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP se-Jatim zona Surabaya yang digelar serentak di Empire Palace Surabaya, Minggu (7/7/2019), diwarnai kericuhan.

Sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) tidak puas dengan penunjukan ketua yang dilakukan DPP, lantaran hasilnya jauh berbeda dengan hasil Rapat Kerja Cabang (Rakercab).

Mulai aksi walk out 28 PAC PDIP Kabupaten Bojonegoro, hingga protes dari beberapa pengurus PAC PDIP Kota Surabaya yang tidak puas terkait penunjukan Adi Sutarwijono alias Awi menggantikan Whisnu Sakti Buana.

Suara protes sejumlah PAC pun mewarnai arena Konfercab, yang dibalas pimpinan sidang agar semua peserta Konfercab tetap tenang dan satu komando.

“DPP, apakah itu suatu prosedur yang harus kita lakukan?” teriak salah seorang PAC, yang langsung ditimpali pimpinan sidang, “Woi, Pak.. satu komando, ayo ngumpul-ngumpul, satu komando..!!”

Namun permintaan pimpinan sidang tersebut tak diindahkan, dan PAC tersebut terus melakukan protes, “Kita sudah melakukan rapat yang ada di PAC masing-masing, tapi kenyataannya kita tidak diberikan bentuk keputusan yang ilegal.”

Melihat arena Konfercab yang makin ricuh, sejumlah PAC mencoba menenangkan teman-temannya yang terus melakukan protes. “Woi satu komando, PAC.. PAC Surabaya, satu komando,” teriak peserta lainnya.

Usai Konfercab, Ketua PAC Sawahan, Iwan Tjandra saat ditanya wartawan menunjukkan sikap ketidakpuasannya, karena usulan 31 PAC pada Rakercab, 27 Juni 2019 sepakat mengusulkan nama Whisnu. “Tapi hasil yang dibacakan tadi berbeda, jelas kami kaget,” katanya.

Diminta Dewasa dan Wajar

Dalam keputusannya, DPP PDIP menunjuk Awi menjadi ketua DPC PDIP Surabaya periode 2019-2024, menggantikan Whisnu yang telah memimpin partai banteng di Kota Pahlawan sejak 2010.

Keputusan DPP yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto tersebut disampaikan pewakilan DPP, Nusyirwan Soejono dan Ribka Tjiptaning.

“Menunjuk saudara Adi Sutarwijono sebagai ketua DPC PDIP Kota Surabaya,” kata Nusyirwan.

Nusyirwan berharap, kondisi politik di tubuh partai agar disikapi secara dewasa dan wajar. Sebab, PDIP merupakan partai yang memiliki sejarah panjang yang berpengalaman dengan berbagai dinamika.

Sementara Whisnu langsung memberikan selamat kepada Awi. Dia juga meminta seluruh kader untuk menghormati keputusan DPP. “Selamat menjalankan tugas partai,” kata politikus yang juga wakil wali kota Surabaya itu.

Sekadar tahu, Konfercab serentak PDIP Jatim ini digelar di tiga zona: Surabaya, Malang dan Madiun. Untuk Zona Surabaya diikuti 14 daerah, yakni Kota Surabaya, Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Sumenep, Sampang, dan Pamekasan.

Konfercab serentak ini merupakan tahapan proses menuju Kongres V PDIP yang akan digelar di Bali, 8-10 Agustus 2019. Di forum tertinggi tersebut, para kader akan menetapkan Megawati untuk kembali memimpin DPP PDIP.

» Baca Berita Terkait PDIP, Megawati