PDIP Final Calonkan Whisnu? Kusnadi: Proses Aja Belum!

KAWAL KETAT: Kusnadi, kader dan non kader PDIP bisa ikut penjaringan untuk Pilwali Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TERBUKA: Kusnadi, kader dan non kader PDIP bisa ikut penjaringan untuk Pilwali Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi memastikan partainya belum memiliki calon untuk bertarung di Pilwali Surabaya 2020. Selain tahapan penjaringan memang belum dimulai, rasionalitas masyarakat Kota Pahlawan menjadi pertimbangan penting.

“Siapa yang akan menjadi calon dari PDIP, ini kita juga perlu ekstra hati-hatilah. Karena Surabaya ini kota pelajar, dimana rasional masyarakatnya begitu tinggi,” kata Kusnadi di kantornya, Surabaya, Jumat (5/7/2019).

“Maka kita memang perlu cermat, hati-hati untuk menentukan siapa yang akan dicalonkan PDIP. Tapi targetnya untuk Kota Surabaya masih tetap dipegang PDIP,” sambung politikus yang kembali lolos ke DPRD Jatim itu.

Saat dipertegas apakah calon PDIP nanti final ke Whisnu, Kusnadi buru-buru menampiknya. “Oh, belum ada! Prosesnya aja belum kok, he.. he..” sergahnya. “Pertandingannya belum mulai kok sudah final, he.. he..” timpal Sekretaris PDIP Jatim, Sri Untari yang mendampingi Kusnadi.

“Jadi kalau sekarang kita ditanya, siapa calonnya? Yo durung ono (ya belum ada), karena memang prosesnya belum berjalan,” tambah Kusnadi.

Sementara terkait penjaringan, tutur Kusnadi, siapa saja boleh ikut, termasuk non kader. Apakah termasuk mempersilakan ‘anak emas’ Wali Kota Tri Rismaharini yang juga Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi ikut penjaringan?

“Saya tidak mengatakan orang per orang, he.. he.. Siapa saja boleh, tapi nanti dalam proses, dalam rentang waktu yang sudah ditentukan,” ucap Kusnadi.

PAC-Ranting Dukung Whisnu

Sebelumnya, seperti diberitakan sejumlah media online, Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Syaifudin Zuhri memastikan 31 PAC dan 154 Ranting PDIP se-Surabaya solid untuk mengusulkan Whisnu sebagai wali kota berikutnya pasca Tri Rismaharini alias Risma.

“Pak Whisnu memang layak untuk dicalonkan, dengan pengalamannya selama menjadi wakil wali kota dan juga ketua DPC PDIP,” ucapnya.

Selain itu, Ipuk — sapaan akrabnya — menyebut, kekuatan Whisnu di akar rumput sudah terbukti. Whisnu dinilai sebagai kader yang mampu menyolidkan masyarakat sampai level bawah.

Sementara terkait kemungkinan menggandeng calon dari luar kader seperti Sekkota Hendro Gunawan dan Cahyadi, menurut Ipuk, kemungkinan itu tetap ada.

“Bisa jadi. Tapi itu masih nantilah. Yang pasti kader terbaik menurut kami adalah Pak Whisnu. Kalangan internal sudah solid soal itu,” tegasnya.

» Baca Berita Terkait PDIP, Pilwali Surabaya