Ipong Tak Maju, Gus Hans Berpeluang Diusung Nasdem!

SILATURAHIM: Gus Hans saat diterima Ketua DPW Partai Nasdem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SILATURAHIM: Gus Hans saat diterima Ketua DPW Partai Nasdem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Tak hanya dilirik Partai Gerindra, peluang Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans diusung Partai Nasdem di Pilwali Surabaya 2020 juga sangat terbuka.

Ini setelah Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Jatim, Ipong Muchlissoni yang disebut-sebut akan running, memutuskan tidak maju di Surabaya dan memilih ‘bertarung’ kembali di Pilbup Ponorogo 2020.

“Ipong sudah menetapkan dirinya akan kembali running melanjutkan di Ponorogo, dan juga disampaikan kepada Gus Hans,” ungkap Ketua DPP Partai Nasdem, Effendy Choirie alias Gus Choi pada Barometerjatim.com, Minggu (18/8/2019).

“Sehingga Gus Hans tidak ragu lagi, Ipong mau maju di sini apa enggak. Supaya tidak ada pikiran itu lagi kan, supaya clear,” tandasnya, sembari menegaskan hingga kini Nasdem belum punya jagoan yang akan diusung di Pilwali Surabaya.

Seperti diberitakan, Selasa (13/8/2019) lalu Gus Hans melakukan ‘silaturahim politik’ ke petinggi Nasdem Jatim. Kehadirannya diterima Ketua DPW Partai Nasdem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi alias Jeannette, Ipong, serta Gus Choi.

Apakah lontaran Ipong tersebut sinyal kalau Nasdem yang memiliki tiga kursi di DPRD Surabaya bakal mengusung Gus Hans? “Kalau untuk Nasdem serba mungkin, terbuka, untuk Gus Hans juga terbuka,” kata Gus Choi.

Lagi pula figur Gus Hans dinilai cukup menarik. “Muda, usianya 40-an kan, ya ini dinamis-dinamisnya lah. Dia juga dekat dengan gubernur Jatim (Khofifah Indar Parawansa). Jadi sebetulnya dia cukup punya modal,” papar Gus Choi.

Selain itu, Gus Hans juga dari kalangan elite Nahdliyin dan keluarga pesantren besar. “Gus Hans putra, cucu, kiai besar dari Peterongan, Jombang (Darul Ulum) yang baik, elegan, intelek. Saya kenal kakaknya, abahnya,” ucapnya.

Nah, lantaran dinilai memiliki modal yang cukup, saran Gus Choi, mantan Jubir Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018 itu tinggal memperluas silaturahim — baik dengan elemen masyarakat maupun Parpol — serta membuat program sebanyak mungkin.

“Tawarkan kepada rayat Surabaya figur Gus Hans ini. Timsesnya harus aktif masuk ke seluruh lini, bukan hanya kalangan santri, tapi juga nasionalis,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Bidang Hukum, Abdul Malik juga menegaskan ketertarikannya. Bahkan dia menyebut Gus Hans potensial memenangi Pilwali Surabaya 2020.

“Yang penting Gus Hans bisa maju sebagai calon. Asal dapat tiket (ada Parpol yang mengusung), jadi (terpilih) dia! Entah itu wali kota atau wakil,” tegasnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya, Gus Hans