Nyleneh! Cari Penerus Risma, Forum RT RW Jaring Sosok ‘Gila’

NYLENEH: Spanduk nyleneh terkait Pilwali Surabaya 2020 di perempatan Graha Amerta. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
NYLENEH: Spanduk nyleneh terkait Pilwali Surabaya 2020 di perempatan Graha Amerta. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH

SURABAYA, Barometerjatim.com – Spanduk nyleneh terkait Pilwali Surabaya 2020 terpasang di puluhan sudut kota. Isinya: Dicari wali kota ‘gila’ 2020-2025. Di sisi kiri spanduk terpasang logo Forum RT RW Surabaya.

Spanduk, di antaranya terpasang di perempatan Ngagel Jaya, Dharma Husada Indah, Stasiun Pasar Turi, Kenjerang, Jalan Margomuloyo, Banyu Urip hingga Kedungdoro.

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Forum RT RW Surabaya, Heru Purnomo, membenarkan kalau pihaknya yang memasang spanduk tersebut.

Mengapa memasang spanduk nyleneh? Menurutnya, Surabaya adalah kota besar, kota hebat yang memiliki potensi dan banyak sumber daya manusia (SDM) melimpah.

Banyak melahirkan pemimpin besar di tingkat nasional maupun domestik. Sayangnya, mereka dinilai tidak memiliki kesempatan dan ruang mengeksploitasi diri untuk berpartisipasi membangun Kota Pahlawan.

“Nah Forum RT RW ingin menjaring orang-orang ‘gila’ agar berani keluar dari zona nyaman dan maju untuk membangun Kota Surabaya,” tegas pria yang juga ketua RT 9 RW 3 Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari tersebut, Kamis (15/8/2019).

”Spanduk ini disebar untuk menjaring calon-calon pemimpin, orang-orang hebat dan ‘gila’ di Surabaya. Surabaya pusatnya orang ‘gila’ dan Bonek,” sambungnya.

Gila yang dimaksud, tandas Heru, yakni pemimpin luar biasa yang bisa mendobrak sekat untuk memajukan Surabaya. Sosoknya harus kreatif, inovatif dan produktif di berbagai bidang.

“Dia harus melebihi Bu Risma (Tri Rismaharini), Bambang DH, Cak Narto (Sunarto Sumoprawiro) juga Pak Purnomo Kasidi,” terangnya.

Heru menegaskan, pihaknya sebatas menjembatani agar orang-orang ‘gila’ di Surabaya bisa mengkonsolidasikan diri, bertemu dan bertukar visi misi untuk Surabaya.

“Kami tidak ingin menentukan siapa wali kotanya. Itu ranah warga Surabaya dan partai politik. Kami hanya akan menjaring orang-orang hebat di Surabaya,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya, Risma