Gerindra: Asal Dapat Tiket, Gus Hans Bisa Menangi Pilwali!

PELUANG BESAR: Gus Hans bersama Yenny Wahid. Potensial memenangi Pilwali Surabaya 2020. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PELUANG BESAR: Gus Hans bersama Yenny Wahid. Potensial menangi Pilwali Surabaya 2020. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Bidang Hukum, Abdul Malik mulai melirik Zahrul Azhar As’ad. Bahkan dia melihat kiai muda yang akrab disapa Gus Hans itu potensial memenangi Pilwali Surabaya 2020.

“Yang penting Gus Hans bisa maju sebagai calon. Asal dapat tiket (ada Parpol yang mengusung), jadi dia! Entah itu wali kota atau wakil,” katanya pada Barometerjatim.com, Rabu (10/7/2019).

“Saya dukung Gus Hans. Kenapa saya dukung? Bukan karena kedekatannya sama Jatim 1 (Gubernur Khofifah), bukan! Tapi dia memiliki wibawa dan aura. Secara fisik juga ganteng,” tandasnya.

Malik memang belum melihat visi-misi Gus Hans, tapi dari pertemuan pertama saat acara talk show di stasiun televisi lokal, dia langsung bisa melihat kalau Gus Hans merupakan sosok muda yang visioner.

“Saya tidak kenal dia sebelumnya. Selama ini hanya tahu dari orang-orang, kalangan pengusaha, kalangan bawah. Begitu bertemu, saya lihat dia bicara, auranya, saya paham. Saya politisi, bisa menilai,” katanya.

“Dan orang-orang partai juga tahu, Gus Hans itu orangnya Khofifah, lebih gamoh (gampang mendapat dukungan). Pendukung dia lebih gamoh karena perempuan,” sambungnya.

Meski dukungannya belum resmi sikap partai, sebagai Kordapil Surabaya-Sidoarjo, tugas Malik memang mencari sosok potensial yang akan diusung Gerindra di Pilwali Surabaya dan Pilbup Sidoarjo.

“Kalau saya sudah memilih orang itu bukan harus bertentangan sama partai, dan partai pasti akan melihat. Di Gerindra itu tidak harus orang datang, sowan, ndak,” tegasnya.

Dalam mencari kandidat kepala daerah, kata Malik, Gerindra harus melihat, bukan menunggu kandidat datang. “Dan saya enggak apa-apa mendahului dulu, kenapa? Biar dia (Gus Hans) ada semangat. Walaupun digelar 2020, mulai sekarang harus bergerak,” ucapnya.

Gandeng Orang Birokrasi

Malik menambahkan, dirinya akan mengusulkan nama Gus Hans ke Gerindra. “Soal di partai, itu nanti tergantung bagaimana pendekatan Gus Hans kepada partai kita. Tapi sebagai Kordapil Surabaya-Sidoarjo, saya melihat sosoknya,” katanya.

Lantas, siapa yang cocok berpasangan dengan Gus Hans? Malik menyebut tidak harus dengan Gerindra, lebih pas dengan orang birokrasi,” katanya tanpa mau menyebut nama birokrat yang dimaksud.

Ketua DPP Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jatim itu juga meminta Gus Hans agar mulai sekarang bergerak menyapa masyarakat Surabaya. “Dia masih muda, energik, dan saya minta dipasangkan dengan orang birokrasi,” ujarnya.

Soal jaringan, menurut Malik, jika Gus Hans dapat tiket pencalonan nanti akan banyak pihak yang men-support. “Jaringannya kita kan sudah tahu. Kalau jaringan Khofifah di Muslimat NU, biarkan saja, itu ada orangnya sendiri,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya, Gus Hans