Relokasi Pipa Air Molor, Pemkot Surabaya Akan Panggil PDAM

AKAN PANGGIL PDAM: Hendro Gunawan, Pemkot Surabaya akan panggil PDAM terkait relokasi pipa. | Foto: IST
PANGGIL PDAM: Hendro Gunawan, Pemkot Surabaya akan memanggil PDAM terkait relokasi pipa. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pemkot Surabaya akan memanggil PDAM Surya Sembada, menyusul distribusi air bersih yang mati karena proyek Alun-Alun Surabaya di Jalan Yos Sudarso.

Selain itu, PDAM diminta secepatnya menyelesaikan relokasi pipa air yang molor selama empat hari, sekaligus mengevaluasi kesalahan teknis pemindahan pipa air peninggalan Belanda di lokasi proyek.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PDAM. Terutama untuk suplai (air bersih) ke pelanggan yang terimbas,” kata Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Hendro Gunawan, Rabu (11/9/2019).

Apalagi selama empat hari –- sejak Sabtu (7/9/2019) hingga Selasa (10/9/2019) -– warga tidak mendapat pasokan air bersih karena dampak proyek yang menyedot anggaran 80 miliar dari APBD 2019-2020 tersebut.

Karena itu, pejabat yang namanya masuk bursa Pilwali Surabaya 2020 ini menegaskan, PDAM harus segera mendistribusikan air bersih melalui truk tangki ke wilayah terdampak proyek basement Alun-Alun Surabaya.

“Harus segera, jangan terlambat! Namun sesuai dengan kebutuhan,” tegasnya.

Sebelumnya, Manajer Humas PDAM, Bambang Eko Sakti menjelaskan, molornya pemindahan pipa air di Jalan Yos Sudarso ini karena pihaknya salah perhitungan.

Awalnya, kata Bambang, pihaknya mengestimasi pemindahan pipa air tersebut selesai hanya sehari. Dimulai dari pemotongan pipa pada Jumat (6/9/2019) malam dan diperkirakan tuntas pada Sabtu (7/9/2019) malam.

Ternyata, rencana itu tak sesuai target. Bahkan hingga Selasa, pipa tersebut belum juga tersambung dan berimbas pada suplai air bersih ke masyarakat.

“Karena (kami) salah menganalisa kondisi lapangan. (Sehingga) harus menyesuaikan kondisi di lapangan,” ungkap Bambang.

Sebab, di lokasi proyek pembangunan basement Alun-Alun Surabaya ada banyak utilitas di luar data base PDAM. “Misalnya ada kabel PLN, pipa gas, optic, dan kabel Telkom. Akhirnya kami harus menyesuaikan,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Pemkot Surabaya, PDAM