Hendro Gunawan, Sekkota yang Bekerja dalam Diam

BEKERJA DALAM DIAM: Hendro Gunawan, birokrat Pemkot Surabaya yang masuk bursa Pilwali Surabaya 2020. | Foto: IST
BEKERJA DALAM DIAM: Hendro Gunawan, birokrat Pemkot Surabaya yang masuk bursa Pilwali Surabaya 2020. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Publik Surabaya mungkin belum banyak yang mengakrabi sosok Hendro Gunawan. Padahal posisinya di Pemkot cukup strategis: Sekretaris kota (Sekkota).

Belakangan Hendro menjadi perbincangan, setelah namanya turut meramaikan bursa Pilwali Surabaya 2020. Bersaing dengan Wishnu Sakti Buana (wakil wali kota), Zahrul Azhar Asumta aias Gus Hans (politikus Golkar), Armuji (politikus PDIP) serta Eri Cahyadi (kepala Bappeko).

Dari penelusuran Barometerjatim.com, di kalangan Pemkot Surabaya Hendro memang dikenal lebih banyak bekerja dalam diam. Tidak ‘berisik’ alias bukan tipikal birokrat ‘pesolek’.

Padahal lulusan Erasmus Universiteit Netherlands ini ahli penataan perkotaan dan drainase. Pemikiran Hendro, di antaranya melahirkan pembangunan box culvert A Yani dan empat boozem serta mechanical screen di rumah pompa.

“Bapak memang jarang tampil, karena memang lebih memilih bekerja,” aku Chusnur Ismiati, istri Hendro Gunawan, Jumat (6/9/2019).

Menurut perempuan yang juga komisioner Komisioner Perlindungan Anak (KPA) Jatim itu, suaminya merupakan pekerja dengan target. Menyelesaikan apa yang menjadi prioritas.

“Bapak memang bisa menjadi tim yang solid dalam Pemkot. Bisa menerjemahkan Bu Risma (Wali Kota Tri Rismaharini) dalam percepatan pembangunan Surabaya,” katanya.

Di kalangan birokrat Pemkot, hanya Hendro dan Eri Cahyadi yang disebut-sebut kandidat kuat untuk maju Pilwali Surabaya pasca kepemimpinan Risma. Bahkan keduanya potensial meraih rekom dari Parpol.

“Keduanya memiliki peluang mendapatkan rekom dari partai,” nilai Direktur Utama Surabaya Survey Center (SSC) Mochtar W Oetomo beberapa waktu lalu.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya