NU: Jangan Sampai Sidoarjo Dipimpin Bupati Non PKB!

SILATURAHIM WARGA NU: KH Rofiq Siroj (kiri) bersama tokoh NU, Haji Masnuh usai acara Maulid Nabi di Waru. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SILATURAHIM: KH Rofiq Siroj (kiri) bersama tokoh NU, Haji Masnuh usai acara Maulid Nabi di Waru. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Rais Syuriyah PCNU Sidoarjo, KH Rofiq Siroj berharap bupati pasca Saiful Ilah tetap dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Lho enggih, sesuai rekomendasi muktamar. Muktamar yang direkom kan cuma PKB. NU itu kan membantu PKB, gitu lho istilahnya,” katanya usai menghadiri Maulid Nabi Muhammad Saw di Waru, Sidoarjo, Sabtu (16/11/2019).

Jangan sampai, tandas Kiai Rofiq, Sidoarjo dipimpin calon dari luar PKB. Apalagi Sidoarjo adalah basis PKB, dan Parpol yang kelahirannya dibidani NU tersebut memiliki perwakilan terbanyak di DPRD Sidoajo, 16 kursi hasil Pileg 2019 dari sebelumnya 13.

“Nanti kalau ada calon non PKB gitu ya, jangan sampai terjadi di Sidoarjo,” katanya. Saat dipertegas, apakah yang dimaksud tersebut jangan sampai yang memimpin (bupati) Sidoarjo bukan dari PKB? “Ya, mestinya begitu,” ucap Kiai Rofiq.

Nah, untuk mewujudkannya, kalangan NU dan PKB harus kompak agar bupati pasca Saiful Ilah tidak direbut calon dari Parpol lain. “Kalau tidak kompak atau tidak bersatu, ya mungkin kena yang lain,” katanya.

Lantas, dari sekian nama yang muncul di bursa Pilbup Sidoarjo 2020, siapa yang dikehendaki kiai-kiai NU? “Belum ada, belum,” ujar Kiai Rofiq.

Soal nama-nama yang sudah muncul? “Dereng (belum) kok. Hanya sekadar di media-media, iku kalam khobar (kalam berita),” ucapnya.

Kalam berita, jelas Kiai Rofiq, bisa mukhtamil siddiq (mungkin benar), bisa pula mukhtamil khadib (mungkin tidak benar). “Coro santri ngoten (istilah santri begitu),” katanya.

Namun Kiai Rofiq berharap, para bakal calon yang muncul bisa dirembuk agar hanya satu nama saja yang muncul dari kalangan NU dan diusung PKB.

“Kita ini kan ingin bersatu. Nah nanti masalah pribadi calon-calonnya, ya kita rembuk yang enak gitu kalau bisa. Insyaallah bisa dirembuk,” katanya.

Hingga kini, bursa Pilbup Sidoarjo 2020 memang didominasi kandidat dari PKB. Mulai Achmad Amir Aslichin alias Iin (ketua Fraksi PKB di DPRD Sidoarjo, anak Bupati Sidoarjo Saiful Ilah), dan Nur Ahmad Syaifuddin (Wabup saat ini, ketua LPP DPC PKB Sidoarjo).

Lalu Ahmad Muhdor (putra pengasuh Ponpes Bumi Sholawat, KH Agoes Ali Masyhuri), Sullamul Hadi Nurmawan atau Gus Wawan (ketua DPRD Sidoarjo periode 2014-2019), hingga Anik Maslachah (anggota DPRD Jatim).

» Baca Berita Terkait Pilbup Sidoarjo