Mundjidah Calon Ketua PPP Jatim di Usia 73, Nih Kiprahnya!

DIDUKUNG KIAI SEPUH: Mundjidah Wahab, maju calon ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jatim di usia 73. | Foto: Barometerjatim.com/IST
DIDUKUNG KIAI SEPUH: Mundjidah Wahab, maju calon ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jatim di usia 73. | Foto: Barometerjatim.com/IST

JOMBANG, Barometerjatim.com – Usia Mundjidah Wahab tak lagi muda, 73 tahun. Namun dia bersedia dicalonkan sebagai ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jatim, lantaran komitmennya untuk membesarkan partai berlambang ka’bah tersebut.

Dia juga menegaskan, kesediannya maju bukan semata karena dorongan Ketua Umum DPP PPP, Suharso Monoarfa tapi juga dukungan dari para kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU).

“Untuk PPP dan NU saya siap bukan hanya karena ada dorongan dari Pak Ketum, tapi juga karena dukungan dari para kiai-kiai sepuh,” tegasnya di sela tugas sebagai bupati Jombang, Rabu (26/5/2021).

“Ke depan, mari bersama-sama mewujudkan PPP tetap eksis serta maju berkembang dalam ridha Allah Rabbul`Izzati,” tandas Mundjidah yang juga mantan anggota DPRD Jatim.

Siapa dan bagaimana Mundjidah? Simak kiprah singkat putri dari salah seorang pendiri NU sekaligus pencipta mars Syubbanul Wathan yang juga Pahlawan Nasional, KH Abdul Wahab Chasbullah tersebut:

Dikutip dari sejumlah sumber, Mundjidah lahir di Jombang, Jatim, pada 22 Mei 1948 atau kini berusia 73 tahun. Saat ini dia menjabat bupati Jombang periode 2018–2023.

Dia mengawali karirnya sebagai anggota dewan, bahkan dilantik sebagai anggota dewan termuda di usia 21 mewakili Fraksi Partai NU. Bakat kepemimpinannya, selain diperoleh melalui pengalaman berorganisasi juga diwarisi ayahnya, Kiai Wahab.

Tak ada dalam kamus Mundjidah semboyan seperti dikumandangkan banyak kalangan bahwa tidak ada lawan abadi dalam politik, yang ada adalah kepentingan abadi. Semua aktivitas perjuangan semata diabdikan demi kepentingan agama, bangsa, dan negara.

Saat sistem multipartai diberlakukan, Mundjidah yang juga ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Jombang pernah ditawari berpindah partai yang secara matematis lebih menjanjikan, namun dia memilih bertahan di PPP.

“Saya tetap istiqomah berada di PPP. Ibarat kapal, seandainya partai karam, biarlah saya karam bersamanya,” ucap ketua DPC PPP Jombang tersebut.

Seperti diberitakan, jelang Musyawarah Wilayah (Muswil) IX PPP di Surabaya, 31 Mei-1 Juni 2021, nama Mundjidah muncul sebagai kandidat terkuat.

Dukungan dari sejumlah tokoh PPP maupun simpatisan pun mengalir, di antaranya dari Ketua Alumni Ponpes Al Anwar Jatim, KH Ahmad Mizan Basyari serta salah seorang tokoh PPP Jatim, Mujahid Ansori.

» Baca Berita Terkait PPP