Liliyana Natsir: Pembinaan Bulu Tangkis Butuh Peran Pemerintah

ASAH BIBIT MUDA: Liliyana Natsir, bibit atlet bulutangkis perlu peran pemerintah. | Foto: Barometerjatim.com/DANI IQBAAL
ASAH BIBIT MUDA: Liliyana Natsir, bibit atlet bulutangkis perlu peran pemerintah. | Foto: Barometerjatim.com/DANI IQBAAL

SURABAYA, Barometerjatim.com – Mantan pebulutangkis spesialis ganda campuran, Liliyana Natsir menilai peran pemerintah sangat penting dalam pembinaan bibit atlet bulu tangkis masa depan Indonesia.

“Support dari pemerintah sangat kita harapkan, untuk pembibitan atlet muda berperestasi yang akan mengharumkan nama Indonesia dalam bulu tangkis,” ujarnya di sela menghadiri audisi di GOR Sudirman, Senin (21/10/2019).

Jika support pemerintah daerah maupun pusat bagus, tandas Liliyana, akan sangat membantu klub-klub bulu tangkis dalam mengembangkan potensi atlet yang dimilikinya.

Selain dukungan pemerintah, agar prestasi bulu tangkis semakin gemilang di masa yang akan datang, menutut Liliyana, kemampuan atlet harus dimulai sejak usia dini.

“Harus di mulai sejak usia dini, itu yang pasti. Salah satunya dengan event yang digelar oleh PB Djarum ini,” ujar eks tandem Tantowi Yahya di ganda campuran itu.

Liliyan hadir di acara Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 PB Djarum di Surabaya, 20-22 Oktober 2019, sebagai salah seorang pemandu bakat.

Terkait audisi ini, peraih medali emas ganda campuran Olimpiade Brasil 2016 di Rio de Jenairo itu menyebut, hingga hari kedua berjalan dengan baik.

“Antusias peserta luar biasa dan penuh bakat untuk menjadi atlet bulu tangkis nasional masa depan,” ucapnya perempuan yang akrab disapa Butet tersebut.

“Bakat anak-anak di audisi ini bagus-bagus, mudah-mudahan di antara mereka ada yang menjadi penerus membanggakan nama bangsa,” tandasnya.

48 Peserta Lolos

Liliyana juga memberi semangat kepada peserta. Dia berharap yang tidak lolos untuk tetap giat berlatih, sedangkan yang lolos semakin menunjukkan kemampuan terbaik.

“Intinya harus giat berlatih meski tidak lolos. Untuk yang melaju ke babak berikutnya jangan cepat puas, mau menerima masukan baik dari pelatih atau rekan satu tim, serta terus asah skill individu,” jelas technical advisor PB Djarum itu.

Dalam audisi di Surabaya ini, 48 peserta lolos ke tahap turnamen di hari kedua. Rinciannya 16 peserta di kelompok U-11 putra, 8 peserta (U-11 putri), 16 peserta (U-13 putra), dan 8 peserta (U-13 putri).

Peserta yang lolos kembali bertanding sebanyak dua kali di hari ketiga, Selasa (22/10/2019) besok, untuk meraih super tiket menuju tahap final audisi di Kudus, 20-22 November 2019.

» Baca Berita Terkait Olahraga