Uji Coba Timnas U-19, China Tak Berdaya Hadapi Indonesia

GESIT: Pemain Indonesia, Bagas Kahfi mencoba lepas dari kawalan pemain China. | Foto: Barometerjatim.com/DANI IQBAAL
GESIT: Pemain Indonesia, Bagas Kahfi mencoba lepas dari kawalan pemain China. | Foto: Barometerjatim.com/DANI IQBAAL

SURABAYA, Barometerjatim.com – Timnas U-19 Indonesia menekuk China U-19 dengan skor 3-1 pada leg pertama laga uji coba internasional di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Kamis (17/10/2019). Pertandingan ini untuk persiapan kualifikasi AFC Cup U-19 November nanti di Bali.

Di babak pertama, Indonesia bermain sangat agresif hingga unggul 3-0. Penyerang andalan Indonesia, Amiruddin Bagus Kahfi membuka gol pertama di menit ke-14, disusul gol Muhammad Fajar Fathur Rahman di menit ke-25.

Sedangkan gol ketiga diceploskan Alfeandra Dewangga Santosa di menit ke-34, sekaligus menjadi gol terakhir di babak pertama bagi keunggulan tim asuhan Fachri Husaini.

China U-19 baru bisa membuka keran gol pada babak kedua melalui titik penalti. Eksekusi pemain pengganti, Qianglong di menit ke-69 sukses memperdayai kiper Ernando Ari.

Usai laga, kedua pelatih sama-sama menjadikan laga ini sebagai bahan evaluasi, terutama tuan rumah. Sebab, pada babak kualifikasi nanti, Timnas U-19 Indonesia berada satu grup dengan salah satu tim asal Asia Timur, Korea Utara.

Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Fachri Husaini mengatakan laga ini memang uji coba, tapi hasilnya sangat bagus untuk meningkatkan mental pemain, apalagi China termasuk negara Asia Timur.

“Ya, syukur alhamdulillah ini kemenagan semua orang, hasil yang bagus. Ini untuk meningkatkan mental pemain, lawan China negara di Asia Timur yang sepak bolanya mirip dengan Korea Utara, lawan kita satu grup nanti,” katanya.

Sementara pelatih Timnas U-19 China, Cheng Yao Dong mengakui pemainnya pada babak pertama sulit mengimbangi kecepatan pemain Indonesia yang bermain gesit dan bagus.

“Kita tidak bisa mengimbangi permainan Indonesia, mereka bermain dengan cepat. Kesalahan mendasar tim kecapaian, adaptasi dan recovery,” ungkap Yao Dong.

Dia juga menyebut laga tadi menjadi pelajaran berharga bagi pemainnya. Dia akan berusaha memperbaikinya pada leg kedua di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali, 20 Oktober nanti.

“Kami akan diapakan taktik yang lebih baik pada laga leg kedua. Kami akan mendatangkan lima pemain baru pada leg kedua di Bali nanti. Laga tadi menjadi pelajaran penting bagi tim kami,” tandas Yao Dong.

» Baca Berita Terkait Olahraga