Wow! Bloomberg dan Harvard University Akui Prestasi Emil

KEMBALI PIMPIN TRENGGALEK: Emil Dardak kembali kembali bekerja sebagai bupati Trenggalek, Senin (25/6), usai cuti kampanye sebagai Cawagub Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
KEMBALI PIMPIN TRENGGALEK: Emil Dardak kembali kembali bekerja sebagai bupati Trenggalek, Senin (25/6), usai cuti kampanye sebagai Cawagub Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

TRENGGALEK, Barometerjatim.com – Kabar mengembirakan bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Trenggalek. Kerja keras Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak selama dua tahun ini diapresiasi dunia internasional.

Catat! Trenggalek dipilih untuk mengikuti Bloomberg Harvard City Leadership Initiative di New York. Trenggalek berada di jajaran 40 daerah top seluruh dunia, bahkan selevel negara bagian di Amerika Serikat (AS).

Lebih mengejutkan lagi, Trenggalek dipilih bukan karena diajukan pemerintah pusat, provinsi atau institusi lain di Indonesia, melainkan sengaja dipilih dan ditawarkan pihak Harvard University, salah satu universitas terbaik di dunia.

• Baca: Debat Dikotori Umpatan, Pendukung Paslon No 1: Ndeso.!

Universitas ini bekerjasama dengan perusahaan terkenal Bloomberg milik Michael Rubens Bloomberg, mantan wali kota New York yang miliuner. Mereka memilih kepala daerah dan pemerintah daerah (Pemda) untuk merumuskan pola tata kelola dan inovasi Pemda secara global.

Dikonformasi terkait kabar ini, Emil yang kini menjabat bupati Trenggalek usai cuti kampanye sebagai Cawagub Jatim mendampingi Cagub Khofifah Indar Parawansa, membenarkan.

“Iya, memang benar. Tahu dari mana? Ini kabar masih gres, kami terpilih untuk mengikuti program tata kelola dan inovasi kepemerintahan tingkat dunia,” tuturnya, Senin (25/6).

• Baca: Konvoi Ribuan Buruh Kawal Emil ke Lokasi Kampanye Akbar

Bupati yang juga Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten (APKSI) itu menjelaskan, meski mendapat tawaran melalui email langsung dari rektor Universitas Harvard serta Michael Rubens Bloomberg, dirinya tetap harus mengikuti seleksi super ketat.

“Di tengah kesibukan kampanye kemarin saya diminta untuk membuat essai, serta paparan mengenai konsep inovasi yang telah dan ingin saya kembangkan ke depannya,” katanya.

Alhamdulillah, ternyata saya dinyatakan lulus dari seleksi. Mereka menyampaikan selamat, karena ini adalah seleksi yang cukup ketat dari mulai undangan awal sampai seleksi pasca undangan tersebut.”

• Baca: ‘Diserbu’ Pengunjung Mall, Emil Membalas dengan Lagu

Emil juga bersyukur karena ini bukan untuk pribadinya semata. Terpilihnya Trenggalek akan memberikan kesempatan pada dua pejabat teras di Pemkab Trenggalek, untuk diberangkatkan ke Harvard bertemu dengan 40 daerah terpilih lainnya dari seluruh penjuru dunia.

“Setelah paper dan sejumlah portofolio berhasil meyakinkan dewan panel tingkat dunia, dua orang pejabat teras Trenggalek akan diseleksi untuk dikirim mengikuti pelatihan itu,” katanya.

Emil berharap melalui forum ini Trenggalek dan Jatim bisa membangun jaringan, dan berkolaborasi lebih erat dengan para kepala daerah ternama dari seluruh dunia.

• Baca: Ikuti Arus Bawah, Pemuda Pancasila Pilih Khofifah-Emil

Program ini menjadi kesempatan luar biasa bagi Trenggalek untuk bisa meng-up date tingkat tata kelola pemerintahan dan inovasi pemerintahan. Nantinya Kabupaten Trenggalek selama satu tahun akan mengikuti program unggulan Harvard.

“Kita di Harvard akan berdiskusi dan memformulasikan solusi untuk mendorong pelayanan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi dengan kepala daerah seluruh kepala yang terpilih. Terpenting lagi dari hasil diskusi bisa diimplementasikan,” jelasnya.

Reputasi Internasional

ARAHAN BUPATI: Bupati Emil Dardak memberi arahan kepada ASN di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Senin (25/6). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
ARAHAN BUPATI: Bupati Emil Dardak memberi arahan kepada ASN di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Senin (25/6). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Jejak prestasi dan reputasi internasional Emil sebenarnya bukanlah barang baru. Dia pernah kuliah di perguruan tinggi ternama luar negeri seperti Universitas New South Wales (Australia), Ritsumeikan Asia Pacifik University Jepang hingga University of Oxford (Inggris).

Bahkan saat di bangku SMA, Emil mengenyam pendidikan di Raffles Institusion, tempat Lee Kwan Yew (mantan PM Singapura) bersekolah. Dia usia 17, Emil bahkan sudah menjadi konsultan Bank Dunia dan di usia 22 menyandang gelar doktor termuda di Ritsumeikan Asia Pacifik University Jepang.

• Baca: Ketupatan di Trenggalek, Emil Didoakan Warganya Jadi Wagub

Nama Emil kian melambung di pentas internasional, saat dia terpilih menjadi wakil presiden Asosiasi Pemerintah Daerah se-Asia Pasifik (UCLG). Suami Arumi Bachsin itu semakin dikenal masyarakat dunia, saat dia berpidato dengan native speaking yang menggetarkan di forum bergengsi PBB yang berlangsung di Quito, Ekuador, 17 Oktober 2016.

Saat itu, selain baru menjabat sebagai bupati Trenggalek, Emil datang dengan kapasitasnya sebagai Wapres UCLG. Dia ditunjuk menjadi salah satu di antara 40 kepala daerah di dunia untuk menyampaikan pidato pernyataan pendapat, serta menentukan posisi Pemda dalam 20 tahun ke depan.