Senin, 23 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Warga Jawa Timur yang Nganggur Masih Menjamur, Catat Angkanya: 1,11 Juta!

Berita Terkait

1,11 JUTA NGANGGUR: Badan Pusat Statistik (BPS) mencarat 1,11 juta warga Jatim masih mengganggur. | Sumber: BPS Jatim
1,11 JUTA NGANGGUR: Badan Pusat Statistik (BPS) mencarat 1,11 juta warga Jatim masih mengganggur. | Sumber: BPS Jatim
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Tiga tahun dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa, jumlah warga Jawa Timur yang menganggur masih menjamur. Catat baik-baik angkanya: Per Februari 2022 sebanyak 1,11 juta (4,81%).

Dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim tersebut, angka ini berarti Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun 0,36% dibandingkan Februari 2021 (5,17%), tapi naik 1,57% dibandingkan Februari 2020 (3,60%/0,81 juta orang).

“Jadi kalau kita lihat secara jumlah, untuk Februari 2022 hanya 1,11 juta orang yang sebelumnya di Februari 2021 sebanyak 1,15 juta orang,” terang Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan dalam rilisnya secara virual, Senin (9/5/2022).

Dilihat dari jenis kelamin baik laki-laki maupun perempuan, lanjut Dadang, mengalami penurunan. TPT laki-laki di Februari 2021 sebesar 5,88% turun menjadi 5,48%, tapi naik dari Februari 2020 (3,57%). Sedangkan untuk perempuan dari 4,17% di Februari 2021 turun menjadi 3,83% di Februari 2022, tapi naik dibanding Februari 2020 (3,65%).

“Kemudian TPT menurut wilayah juga terjadi penurunan, baik di daerah perkotaan maupun perdesaan. Untuk daerah perkotaan menjadi 6,69% dan untuk daerah perdesaan menjadi 2,71%,” terangnya.

Dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan, papar Dadang, TPT untuk SMK masih tertinggi di antara tingkat pendidikan yang lain, yakni 11,72%. Dibandingkan Februari 2021, TPT SMK mengalami kenaikan. TPT tertinggi berikutnya yakni lulusan Diploma I/II/III sebesar 8,33%, disusul lulusan SMA (7,61%).

Di sisi lain, jumlah angkatan kerja pada Februari 2022 sebanyak 23,04 juta orang atau bertambah 659,33 ribu dibanding Februari 2021 dan bertambah 234,44 ribu dibanding Februari 2020.

Begitu pula Tingkat Partsipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik 1,24% dibandingkan TPAK Februari 2021, meskipun masih lebih rendah dibandingkan TPAK Februari 2020.

“Lalu penduduk yang bekerja sebanyak 21,93 juta orang, meningkat 900,63 ribu orang dari Februari 2021,” kata Dadang.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, tandasnya, merupakan lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar (2,12%). Sebaliknya sektor jasa lainnya mengalami penurunan terbesar (1,03%).

PERTANIAN MENINGKAT: Sektor pertanian menjadi lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar. | Sumber: BPS Jatim
PERTANIAN MENINGKAT: Sektor pertanian menjadi lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar. | Sumber: BPS Jatim

» Baca berita terkait Pengangguran. Baca juga tulisan terukur lainnya Rofiq Kurdi.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -