Senin, 15 Agustus 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Vaksinasi PMK di Surabaya Dimulai, Tahap Awal Sasar 600 Ekor Sapi

Berita Terkait

REDAM WABAH PMK: Pemkot Surabaya gelar vaksinasi sapi di kawasan Kecamatan Wonocolo. | Foto: Barometerjatim.com/IST
REDAM WABAH PMK: Pemkot Surabaya gelar vaksinasi sapi di kawasan Kecamatan Wonocolo. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pemkot Surabaya, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), mulai menggelar vaksinasi hewan ternak sebagai antisipasi dan pencegahan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Vaksinasi perdana ini menyasar 100 ekor sapi di kawasan Kecamatan Wonocolo, Sabtu (24/6/2022).

Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, pihaknya telah menerima 600 dosis vaksin dari Dinas Peternakan (Disnak) Jatim pada 24 Juni 2022. Target vaksinasi PMK tahap satu yakni 600 ekor sapi perah dan sapi potong yang tidak akan disembelih minimal satu  tahun.

“Vaksinasi diberikan untuk ternak sapi, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medik/paramedik veteriner dalam kondisi sehat atau tidak menunjukkan gejala klinis PMK,” kata Antiek.

Dia menerangkan, vaksinasi PMK akan diberikan dengan tiga tahap, yakni satu bulan setelah vaksinasi pertama dan vaksinasi booster enam bulan setelah vaksinasi kedua. Vaksin tersebut boleh diberikan kepada anak sapi yang berusia minimal dua minggu.

“Jadwal pelaksanaan vaksinasi, mulai tanggal 24 Juni sampai 7 Juli 2022 di peternakan yang telah memenuhi beberapa persyaratan,” ujarnya.

Sedangkan persyaratan hewan ternak yang akan mendapatkan vaksinasi PMK, di antaranya telah dipastikan kesehatannya. Lalu tidak terpapar virus PMK, tidak pernah kontak dengan hewan penderita PMK, dan tidak pernah terjangkit atau sembuh dari PMK.

“Serta berusia minimal dua minggu dan tidak boleh dipotong/disembelih dalam jangka waktu satu tahun ke depan setelah dilakukan vaksinasi,” ujarnya.

Di sisi lain, menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, para petugas medik/paramedik veteriner DKPP Surabaya sudah diterjunkan untuk memastikan kesehatan hewan ternak yang masuk ke wilayah Kota Pahlawan aman untuk kurban. Bahkan, Wali Kota Eri Cahyadi telah menerbitkan Surat Edaran (SE) sebagai pedoman penjualan hewan ternak.

Sementara itu dokter hewan DKPP Surabaya, Rizal Maulana Ishaq menjelaskan bahwa satu minggu sebelum pelaksanaan vaksinasi PMK, petugas medik/paramedik veteriner sudah melakukan pengecekan kesehatan hewan ternak. Hal itu untuk memastikan suhu tubuh hewan ternak, serta pengecekan di area mulut dan kaki.

“Dosis vaksin yang diberikan untuk sapi berusia dua minggu sampai enam bulan adalah 1 mililiter, serta 2 mililiter untuk sapi yang berusia di atas enam bulan,” jelas Rizal.

Ditemui di lokasi yang sama, Farida salah satu peternak sapi yang telah mendapat vaksinasi PMK di Jalan Bendul Merisi Kecamatan Wonocolo, mengaku bersyukur dengan gerak cepat Pemkot Surabaya dalam mengantisipasi penyebaran wabah PMK di Kota Pahlawan.

» Baca berita terkait Wabah PMK. Baca juga tulisan terukur Lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -