Survei: Jokowi Unggul 57,7%, Rumus Khofifah: Tembus 78,8%

JOKOWI-MA'RUF MELESAT: Khofifah Indar Parawansa saat menjadi pembicara dalam rilis survei The Initiative Institute di Surabaya, Senin (17/12). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
JOKOWI-MA’RUF MELESAT: Khofifah Indar Parawansa saat menjadi pembicara dalam rilis survei The Initiative Institute di Surabaya, Senin (17/12). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sekitar empat bulan sebelum coblosan Pilpres 2019, elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Jawa Timur jauh mengungguli rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dari hasil survei yang dirilis The Initiative Institute di Hotel Wyndham, Surabaya, Senin (17/12), elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin melesat di angka 57,7 persen.

Angka ini jauh mengungguli Prabowo-Sandiaga yang hanya dipilih 19,7 persen responden. Sedangkan 21,1 persen responden belum menentukan pilihan dan 1,5 persen lainnya tidak menjawab.

• Baca: Kubu Jokowi Andalkan Duet Khofifah-Pakde Karwo di Jatim

Responden dalam survei ini cukup besar, 5.500 dengan margin of error kurang lebih 1,32 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Waktu pengambilan data antara 10-18 Oktober 2018.

Survei menggunakan pendekatan multistage random sampling, dan Face to Face Interview (FTF) menggunakan instrumen kuesioner untuk menggali informasi kuantitatif dengan jenis pertanyaan semi open.

Meski leading 57,7 persen, angka ini masih jauh dari target kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Jatim yang dipatok 70 persen, baik oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) maupun seluruh elemen pendukung, termasuk Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) yang dimotori Khofifah Indar Parawansa.

• Baca: 2019, Pemilu Paling Bikin Surya Paloh Cemas! Ada Apa?

Namun Khofifah yang hadir sebagai pembicara punya argumen lain. Jika mencermati temuan The Initiative Institute, sebenarnya bisa disimpulkan kalau Jokowi-Ma’ruf akan memenangi pertarungan di Jatim di atas 70 persen atau sekitar 78,8 persen.

Bagaimana rumus Khofifah? Gubernur Jatim terpilih itu menjabarkan, saat ini elektabilitas Jokowi-Ma’ruf di posisi 57,7 persen dan responden yang belum menentukan pilihan atau pemilih ragu-ragu sebesar 21,1 persen.

3 Faktor Milik Jokowi

JOKOWI-MA'RUF UNGGUL JAUH: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin di Jatim jauh mengungguli Prabowo-Sandiaga versi survei The Initiative Institute. | Grafis: The Initiative Institute
JOKOWI-MA’RUF UNGGUL JAUH: Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin di Jatim jauh mengungguli Prabowo-Sandiaga versi survei The Initiative Institute. | Grafis: The Initiative Institute

Nah, jika melihat tiga besar faktor yang memengaruhi pilihan (program yang ditawarkan, kualitas dan kelayakan, serta fatwa kiai/ulama), Khofifah yakin 21,1 persen pemilih ragu-ragu itu akan memilih Jokowi-Ma’ruf saat hari H coblosan.

“Kalau melihat tiga item itu, rasanya ketiganya akan bisa berseiring. Ini kasus Jatim ya, karena 5.500 ini responden untuk Jatim. Nah kalau bisa berseiring, ya 57,7 persen ditambah 21,1 persen (78,8 persen),” papar Khofifah disambut aplaus panjang hadirin.

Sebab, lanjut Khofifah, tiga besar faktor yang memengaruhi pilihan semuanya melekat pada Jokowi-Ma’ruf. “Dari program yang ditawarkan, hari ini Pak Jokowi bukan hanya menawarkan tapi sudah membuktikan, misalnya PKH (Program Keluarga Harapan),” tegasnya.

• Baca: Kubu Jokowi: Yenny Wahid Lebih Berpengaruh dari Gus Irfan Dkk

Begitu pula untuk dua poin lainnya, kualitas dan kelayakan serta fatwa kiai/ulama. Karena itu, mantan Menteri Sosial tersebut meyakini 21 persen pemilih yang masih ragu akan menjatuhkan pilihan ke Jokowi-Ma’ruf.

“Kalau komunikasi bisa lebih intensif dan proses konsolidasi pemikiran kapada masyarakat secara programatik bisa terus disampaikan, mudah-mudahan ini bisa 57,7 + 21,1. Jadi akhirnya ketemu 78,8 persen,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait: Khofifah, Pilpres 2019