Soal Gus Muwafiq, Sidogiri Beda Tajam dengan PWNU Jatim!

RENDAHKAN NABI?: Sidogiri nilai Gus Muwafiq terkesan rendahkan kemuliaan Nabi Muhammad. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
RENDAHKAN NABI?: Sidogiri nilai Gus Muwafiq terkesan rendahkan kemuliaan Nabi Muhammad. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ribut-ribut soal ceramah Gus Muwafiq tak kunjung berakhir. Bahkan di kalangan Nadlatul Ulama (NU) terjadi silang pendapat yang tajam.

Jika Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim melakukan pembelaan, termasuk menginstruksikan Ansor, Banser dan Pagar Nusa untuk melakukan pengawalan, Majelis Keluarga Ponpes Sidogiri Pasuruan justru bersikap sebaliknya.

Dalam sikap resmi yang diunggah di seluruh akun Medsos-nya, mulai Twitter, halaman Facebook hingga Instagram, Sidogiri menyimpulkan bahwa ceramah Gus Muwafiq terkesan merendahkan kemuliaan Nabi Muhammad Saw.

“Seperti kalimat: Nabi lahir biasa-biasa saja, tidak bersinar, saat kecil rembes, tidak terlalu terurus karena ikut kekeknya, kesenangannya bermain kesana-kemari sehingga tidak sekolah akhirnya tidak bisa baca-tulis, jika saat itu ada jambu maka beliau akan mencuri jambu itu,” bunyi sikap Sidogiri.

Kesimpulan kedua, Sidogiri menilai Gus Muwafiq juga terkesan meragukan riwayat tentang keistimewaan nabi pada masa kecil yang telah diyakini kebenarannya oleh kalangan pesantren.

“Dengan mengatakan: Kita tidak boleh angkuh karena semuanya hanya katanya, dan tidak menyaksikan peristiwa itu sediri secara langsung,” lanjut sikap resmi Sidogiri.

Sikap resmi tersebut ditandatangani Pengasuh Ponpes Sidogiri, KHA Nawawi Abd Djalil tertanggal 8 Rabul Tsani 1441 Hijriyah atau Kamis, 5 Desember 2019 dalam kalender masehi.

Dinilai Rendahkan Nabi

SIKAP RESMI SIDOGIRI: Ponpes Sidogiri keluarkan sikap resmi atas ceramah Gus Muwafiq . | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SIKAP RESMI SIDOGIRI: Ponpes Sidogiri keluarkan sikap resmi atas ceramah Gus Muwafiq . | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Dikonfirmasi terkait sikap resmi yang beredar, salah seorang keluarga Ponpes Sidogiri, Anwar Sadad membenarkan. “Ya, benar,” kata tokoh muda NU yang juga wakil ketua DPRD Jatim tersebut kepada Barometerjatim.com, Sabtu (7/12/2019) sore.

Lanjut sikap resmi Sidogiri, setelah menyimpulkan dan mengingat adanya sebagian umat Islam yang masih memberikan pembelaan terhadap Gus Muwafiq, serta mengingat pesan dari pendiri NU, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari dalam kitab at-Tanbihatul Wajibat, Sidogiri memberikan sejumlah poin penegasan.

Di antaranya, menyesalkan dan mengecam pernyatan-pernyataan Gus Muwafiq dalam ceramah tersebut, karena tidak menjaga adab dan terkesan merendahkan pribadi Rasulullah Saw.

Selain itu, meminta kiai berambut gondrong kelahiran Solokuro, Lamongan yang tinggal di Yogyakarta tersebut untuk segera menarik ucapan dalam ceramahnya serta menobatinya.

Unggahan sikap resmi Sidogiri tersebut mendapat tanggapan cukup ramai dan beragam dari warganet. Banyak yang pro, tak sedikit pula yang kontra.

» Baca Berita Terkait Gus Muwafiq