Sambut 32 Besar, PSG Gresik Kontrak Empat Pemain Muda

LIGA 3: Pemain PSG Gresik siap mengarungi babak 32 besar. | Foto: Barometerjatim.com/DANI IQBAAL
LIGA 3: Pemain PSG Gresik siap mengarungi babak 32 besar. | Foto: Barometerjatim.com/DANI IQBAAL

GRESIK, Barometerjatim.com – Putra Sinar Giri (PSG) Gresik kian memperkuat tim jelang putaran 32 besar Liga 3 nasional. Tim berjuluk Laskar Giri Kedaton itu menambah pemain muda untuk mempertajam berbagai posisi.

Ada empat pemain di bawah U-23 yang dikontrak, mereka berasal dari Persema Malang, Persiku Kudus dan Bumi Wali FC untuk menambah kekuatan ‘saudara muda’ Gresik United itu.

“Ya, kita tambah pemain tapi yang di bawah U-23. Mereka direkrut dari klub Jatim dan Jateng yang juga bermain di kasta ketiga Liga Indonesia,” kata Pelatih PSG Gresik, Khoirul Anam yang masih enggan menyebut nama keempat pemain, Senin (9/12/2019).

Menurut Khairul, setelah melakukan persiapan dengan latihan rutin, keempat pemain baru tersebut sudah mulai adaptasi dengan pemain lama. Kehadiran tambahan tenaga baru diharapkan membawa tenaga segar dalam tim.

PSG Gresik tergabung di Grup F bersama PSIL Lumajang PSN Ngada NTT dan Gaspa 1958 Palopo Sulawesi Selatan. Laga digelar mulai 12 hingga 16 Desember di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

Lantas, tim mana yang paling diwaspadai PSG Gresik di Grup F? Khoirul mengaku masih buta dengan kekuatan tim di grup ini. “Tapi saya sudah analisa melalui rekaman video kekuatan mereka,” katanya.

“Saya kira semua tim merata kekuatannya. Kita tidak akan anggap remeh, Kami sangat siap bertanding. Semoga selalu tiga poin,” sambung mantan pemain Shasana Bakti, klub internal Persebaya itu.

Masuk Tetap Gratis

Sementara itu Presiden PSG Gresik, Nanang Susanto mengatakan, setelah ditunjuk menjadi tuan rumah Grup F, pihak manajemen tetap menggratiskan tiket masuk seperti pada pertandingan sebelumnya.

“Kita tetap gratiskan. Tidak ada tiket masuk, hanya menunjukkan KTP saja yang masuk di pintu VIP stadion. Kalau yang di tribun lain tanpa memperlihatkan KTP,” terang Nanang.

Menurut Nanang, PSG tim yang masih tergolong baru. Salah satu tujuan tidak mencetak tiket alias gratis untuk mencari dukungan suporter terutama dukungan warga Gresik.

“Saya berharap suporter datang ke stadion untuk mendukung PSG. Dukungan suporter sangat berarti bagi berkembang PSG untuk menjadi tim yang bagus hingga menembus Liga 2 tahun depan,” ungkap pengusaha asal Gresik itu.

» Baca Berita Terkait Olahraga