Raperda Pesantren, Gerindra Minta Masukan PWNU Jatim

BAHAS RAPERDA PESANTREN: Anwar Sadad (kiri), pimpin rombongan Partai Gerindra temui PWNU Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY
BAHAS RAPERDA PESANTREN: Anwar Sadad (kiri), pimpin rombongan Partai Gerindra temui PWNU Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – DPD Partai Gerindra Jatim menemui Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, Jumat (19/3/21) sore. Kedatangan mereka untuk meminta saran dan masukan dari para kiai terkait Raperda Pengembangan Pesantren.

“Nantinya saran dan masukan itu akan menjadi pedoman, untuk disuarakan Fraksi Partai Gerindra dalam pembahasan substansi Raperda,” terang Ketua Plt DPD Partai Gerindra, Anwar Sadad yang memimpin rombongan.

Sadad didampingi sejumlah pengurus DPD dan anggota DPRD Jatim dari Fraksi Partai Gerindra Jatim di antaranya Chusni Mubarok (plt sekretaris), Hidayat, Aufa Zhafiri, Rohani Siswanto, Ach. Firdaus Fibrianto, dan Kusriyanto.

Kedatangan mereka diterima langsung oleh KH Anwar Iskandar (wakil rais syuriah) dan KH Marzuki Mustamar (ketua tanfidziyah). Turut mendampingi, yakni KH Syafrudin, KH Dzul Hilmi, Prof Ach Muzakki, KH Sholeh Hayat, Ma’ruf Syah, Syukron Dosi, dan Mathorur Rozaq.

Selain untuk menyerap aspirasi pesantren, lanjut Sadad, “Pertemuan ini dimaksudkan untuk bersilaturahim dan memperkokoh hubungan baik antara Partai Gerindra Jatim dan PWNU Jatim.”

Sementara dalam arahannya, Kiai Marzuki meminta agar Raperda Pesantren memberikan kepastian tentang legalistas pendidikan pesantren.

Sehingga, lulusan pesantren disetarakan dengan lulusan lembaga pendidikan lainnya. Apalagi secara kompetensi, lulusan pesantren tak kalah dengan lembaga pendidikan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Sadad juga menyampaikan keinginan partainya untuk mengikutsertakan para legislator di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dalam pelatihan kader NU, yaitu Madrasah Kader NU (MKNU).

“Hal itu bukan tanpa alasan, karena lebih dari 70 persen legislator Gerindra memiliki background sebagai Nahdliyin (warga NU),” katanya.

Baik Kiai Anwar maupun Kiai Marzuki, menyambut baik keinginan Sadad tersebut, dan menugaskan Sekretaris PWNU, Prof Ach Muzakki untuk mengaturnya secara teknis.

Menurut Kiai Anwar, pelatihan kader tersebut penting bagi Gerindra agar ada kesamaan pandangan untuk memperteguh komitmen NKRI, mempraktikkan Islam wasathiyah (moderat), serta menciptakan kemaslahatan bersama.

SAMBUTAN HANGAT NU: Pengurus Partai Gerindra dan PWNU Jatim foto bersama usai pertemuan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SAMBUTAN HANGAT NU: Pengurus Partai Gerindra dan PWNU Jatim foto bersama usai pertemuan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait DPRD Jatim