Polling: Warga Minta Lumbung Pangan Jatim Diperpanjang

LUMBUNGN PANGAN: Masyarakat berbelanja di Lumbung Pangan Jatim, program yang patut dilanjut. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
MANFAAT BESAR: Masyarakat belanja di Lumbung Pangan Jatim, program yang patut dilanjut. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Program Lumbung Pangan Jatim berakhir Selasa (21/7/2020) depan. Belum ada kepastian apakah berlanjut atau berhenti. Namun sebagian besar masyarakat menginginkan berlanjut.

Keinginan itu muncul saat pengelola Lumbung Pangan Jatim menggelar permainan polling pada Instagram mereka. Pertanyaannya: Apakah Lumbung Pangan Jatim perlu diperpanjang atau tidak?

Respons cukup banyak. Lebih dari seribu akun melihat polling dengan ratusan ingin program tersebut berlanjut. Misalnya akun @maehani8593 menulis, “Perlu bnget, wajib permanen dong biar bisa membantu masyarakat.”

Lalu @cintafinda yang menyatakan kepuasan menikmati layanan Lumbung Pangan Jatim. “Iyyaaa.. Kami puas belanja di Lumbung Pangan, jangan selesai dulu please.” Dan masih banyak akun lainnya yang memberi respons positif.

Lagi pula, harga bahan pokok yang ditawarkan di Lumbung Pangan Jatim jauh lebih murah ketimbang harga di pasar, serta masyarakat bisa mendapat layanan melalui fasilitas online.

Polling tersebut memang berlangsung online. Tapi pernyataan pemilik akun merupakan perwakilan sebagian besar masyarakat: Mereka ingin Lumbung Pangan Jatim tetap ada.

Erlangga Satriagung, pengelola Lumbung Pangan Jatim bersyukur melihat respons positif masyarakat karena program yang dimulai sejak 21 April itu memberi manfaat. “Bukti bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat,” ucapnya, Minggu (19/7/2020).

Ya, Lumbung Pangan Jatim memang sudah membuktikan fungsi dan manfaatnya. Salah satunya keberhasilan menjaga harga tetap stabil.

Sepekan seusai lebaran, misalnya. Di saat harga ayam potong bersih di pasar mencapai Rp 40 ribu, Lumbung Pangan Jatim menyediakan stok Rp 27 ribu. Tak lama, harga ayam potong di pasar turun dan kembali mendekati normal.

Hal sama terjadi pada komoditas gula. Lumbung Pangan Jatim memiliki stok gula cukup banyak yang membuat masyarakat tidak sampai panic buying. Harga gula selama beberapa bulan terakhir tetap stabil.

Manfaat lainnya, lumbung pangan juga menyerap produk petani. Ratusan ton beras yang dijual ke masyarakat adalah produk petani beberapa daerah di Jatim. “Wajar jika masyarakat meminta program ini tetap berlanjut,” kata Erlangga.

Meski demikian, Dirut PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim itu — salah satu BUMD Jatim — belum bisa memastikan apakah program tersebut tetap lanjut atau tidak.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah provinsi. Kami pelaksana, hanya menjalankan keputusan pemerintah,” tandasnya.

HARGA MURAH: Lumbung Pangan Jatim mampu menjaga harga tetap stabil di tengah pandemi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
HARGA MURAH: Lumbung Pangan Jatim mampu menjaga harga tetap stabil di tengah pandemi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait Lumbung Pangan Jatim