Pilwali Surabaya, Hasto: PDIP Tak Kenal Tarik Tambang Politik!

TARIK TAMBANG POLITIK: Hasto Kristiyanto dan Risma, di PDIP tak ada tarik tambang politik. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TARIK TAMBANG POLITIK: Hasto Kristiyanto dan Risma, di PDIP tak ada tarik tambang politik. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Diilustrasikan tarik tambang politik dengan Tri Rismaharini alias Risma terkait rekomendasi PDIP untuk Pilwali Surabaya 2020, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto angkat bicara.

“Itu kemarin, sempat ada yang mencoba untuk, wah saya itu sepertinya tarik tambang sama Ibu Risma. Tarik tambang politik!” kata Hasto saat konsolidasi organisasi internal partai di kantor DPD PDIP Jatim, Minggu (30/8/2020).

“Itu ada media yang menggambarkan, coba ditayangkan,” pinta Hasto yang kemudian ditampilkan berita salah satu media lewat layar proyektor, yang mengilustrasikan sengitnya antara Hasto menarik rekomendasi DPP PDIP untuk Whisnu Sakti Buana versus Risma untuk ‘anak emasnya’, Eri Cahyadi.

“Jadi ini ada tarik tambang politik, waduh.. adu bisikan,” sambungnya, sembari mengutip judul berita di media tersebut: Adu Bisikan, Risma dan Hasto.

Menurut Hasto, dalam situasi kontestasi politik, memang ada media tertentu yang jago membuat drama. “Padahal, di PDIP ini kami tidak mengenal tarik tambang politk,” ujarnya.

“Tambang yang kami tarik, tambang yang kami angkat adalah untuk mengangkat kesejahteraan rakyat,” tandasnya berapi-api.

Tak hanya soal tarik tambang politik, Hasto juga menyoroti sejumlah media yang dinilai kelewat kreatif menggambarkan kondisi internal PDIP terkait Pilwali Surabaya 2020.

“Kadang-kadang media itu apakah dapat informasinya bagaimana, saya tidak diwawancara, tahu-tahu digambarkan seperti ini,” katanya.

Sementara Risma, usai mengikuti konsolidasi internal DPD PDIP Jatim, memilih buru-buru meninggalkan lokasi dan irit bicara. “Surabaya baik-baik saja,” ujarnya sambil menghindari pertanyaan wartawan.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya