Perceraian Tinggi, PKS Jatim Terjunkan 800 Konselor Keluarga

TERJUNKAN KONSELOR: Lina Aryani dan Irwan Setiawan, launching Program Konsultan Keluarga RKI secara virtual. | Foto: IST
TERJUNKAN KONSELOR: Lina Aryani dan Irwan Setiawan, launching Program Konsultan Keluarga RKI secara virtual. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Banyaknya permasalahan keluarga yang berujung pada tingginya kasus perceraian dan narkoba di Jatim membuat prihatin banyak pihak, tak terkecuali Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jatim.

Merujuk data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Jatim, hingga September 2020 total perceraian di Jatim mencapai 55.747 kasus atau meningkat tajam dibanding 2019 sebanyak 8.303 kasus.

Karena itu, Minggu (27/6/2021), PKS Jatim me-launching Program Konsultan Keluarga Rumah Keluarga Indonesia (RKI). Lewat program ini, PKS Jatim menyiapkan 800 konselor keluarga yang siap mendampingi keluarga di 38 kabupaten/kota di Jatim untuk membangun ketahanan keluarga yang kokoh.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui kanal Zoom dan Youtube ini digelar, setelah sebelumnya diadakan Training for Trainers (TFT) untuk para konselor keluarga. Mereka siap diterjunkan untuk mendampingi masyarakat yang membutuhkan pendampingan.

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Jatim, Lina Aryani menyampaikan, sebenarnya program ini sudah berjalan lama di masyarakat. Hanya saja launching-nya baru dilaksanakan saat ini.

Ide untuk me-launching program Konsultan Keluarga RKI ini bermula dari banyaknya curhatan masyarakat tentang permasalahan keluarga, ketika PKS Jatim menggelar berbagai programnya di berbagai kecamatan dan desa di Jatim.

“Sebenarnya secara tidak langsung, anggota PKS di kecamatan dan desa banyak yang sudah menjadi konselor dari banyak keluarga. Jadi melalui program RKI, sebenarnya sudah ada layanan ini sebelumnya yang dilakukan oleh seluruh kader PKS di Jatim,” paparnya, Senin (28/6/2021).

Program RKI, lanjut Lina, sudah berjalan di 666 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKS di seluruh kecamatan di Jatim. Karena itu BPKK PKS Jatim ingin menjadikan program lebih serius dan tertata.

“Kami siapkan betul. Saat ini kami siapkan sebanyak 800 konselor keluarga yang sudah mendapatkan pelatihan khusus, bagaimana mendampingi dan menjadi solusi dari berbagai permasalahan keluarga,” katanya.

Sementara itu Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan berharap, lewat program ini PKS sebagai partai politik bisa memberikan kontribusi yang optimal dalam rangka mewujudkan masyarakat Jatim menjadi lebih adil dan sejahtera.

“PKS Jatim ingin turut memberikan kontribusi mencarikan jalan keluar dalam pembangunan ketahanan keluarga di Jatim. Bismillah, melalui program launching Konsultan Keluarga ini, BPKK siap memberi kontribusi optimal untuk masyarakat Jatim,” kata Irwan.

» Baca Berita Terkait PKS Jatim