Pesan Muhammadiyah ke PKS Jatim: Tetap Jaga Muruah Partai

SILATURAHMI KEBANGSAAN: PKS Jatim melakukan sulaturahmi kebangsaan dengan PW Muhammadiyah Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SILATURAHMI: PKS Jatim melakukan sulaturahmi kebangsaan dengan PW Muhammadiyah Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Setelah ke MUI, Pemprov, Kejati, dan Polda, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jatim melanjutkan silaturahmi kebangsaan ke Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jatim, Sabtu (12/6/2021).

“Kami datang untuk bersilaturahmi kepada para guru kami di PW Muhammadiyah ini untuk mendapatkan nasihat dan doa, agar PKS bisa mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera, khususnya di Jatim,” kata Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan.

Irwan juga meminta doa agar PKS Jatim bisa mewujudkan visi menjadi partai Islam rahmatal lil alamin, yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan NKRI.

“Kami juga ingin membangun titik temu dan kesamaan pandangan terkait dengan arah masa depan bangsa, khususnya Jatim agar bisa lebih kokoh dan kuat,” ujar Irwan.

“Harapannya, ke depan bisa membangun sinergi persoalan keumatan dan kebangsaan bersama Muhammadiyah,” sambung politikus berusia 45 tahun itu.

Di hadapan pengurus PW Muhammadiyah yang hadir, Irwan juga memperkenalkan beberapa pengurus yang turut dalam rombongan dan mengenalkan logo baru PKS.

Sementara itu, PW Muhammadiyah menyambut baik harapan PKS untuk sinergi dan kolaborasi. Salah satu pesan yang disampaikan, bahwa Muhammadiyah dan PKS sama-sama punya peran penting untuk membangun masyarakat yakni sebagai Ormas dan partai politik.

Ketua PW Muhammadiyah, Dr Saad Ibrahim dalam sambutannya memberi pesan khusus agar PKS tetap bisa menjaga nama baiknya sebagai partai Islam rahmatan lil alamin yang memperjuangkan suara masyarakat.

“Tolong jaga muruah (kehormatan diri) PKS. Saya juga titip agar PKS tetap memperjuangkan politik nilai, yakni politik kebangsaan. Kedua politik ini juga terkait dengan politik kekuasaan,” katanya.

Politik kekuasaan, ujarnya, adalah hal yang mutlak dimiliki PKS. Namun politik kekuasaan tidak akan berdampak baik, jika tidak dilandasi dengan politik kebangsaan.

Dalam pertemuan itu, Saad didampingi para wakil ketua, yakni Hidayatullah, Samsudin dan Nurcholis Huda. Hadir pula Sekretaris dan Wakil Sekretaris Tahmid dan Prof Biyanto, serta Bendahara Sukardiono.

Sedangkan Irwan didampingi Sekretaris Ahmadi, Bendahara Lilik Hendarwati, Ketua Bidang Pengembangan Ummat (BPU) Muhammad Aziz, Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Lina Ariani dan anggota BPKK Sri Utami.

Lalu Ketua Bidang Polhukam Dwi Hari Cahyono, Anggota Bidang Kesejahteraan Sosial Siti Marsiyah, dan Humas Rully Agus Candra.

» Baca Berita Terkait PKS Jatim