Penyekatan di Kaki Suramadu, Senator Nawardi Ikut Terciduk!

NEGATIF: Ahmad Nawardi di-rapid antigen saat hendak ke Surabaya dari Madura. Hasilnya negatif. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
NEGATIF: Ahmad Nawardi di-rapid antigen saat hendak ke Surabaya dari Madura. Hasilnya negatif. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pemkot Surabaya gencar melakukan tes Covid-19 di pos penyekatan Jembatan Suramadu. Tak pandang bulu, siapa pun yang melintas hendak ke Surabaya dicegat, langsung dilakukan rapid antigen dan dilanjut swab PCR bagi yang positif.

Di hari ke-11 penyekatan, Selasa (15/6/2021), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Jatim, Ahmad Nawardi termasuk yang ‘terciduk’ Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya.

“Iya, saya ikut terciduk juga, ha.. ha.. ha..” kelakar senator kelahiran Sampang, Madura itu kepada Barometerjatim.com, Rabu (16/6/2021).

Nawardi menuturkan, dirinya terciduk sepulang dari Madura. Melihat banyak petugas di kaki Suramadu sisi Surabaya, termasuk yang berpakaian hazmat, dia langsung minggir dan minta di-swab.

“Saya bersama sopir dan staf minta swab sendiri. Harus sukarela, bahkan terima kasih karena bisa memastikan kita positif atau negatif, ada virus apa enggak dalam tubuh kita. Alhamdulillah, setelah di-swab hasilnya negatif semuanya,” paparnya.

Nawardi juga mengapresiasi Pemkot Surabaya yang telah melakukan swab tersebut. Terlebih berlangsung sangat tertib, ada antrean, pengendara diminta KTP, dan lancar sekali.

Memang, lanjut Nawardi, ada warga yang sampai meronta-ronta karena ketakutan. Tapi hal itu dianggapnya wajar karena mungkin baru pertama kali di-rapid, tapi banyak pula yang sukarela turun dari kendaraanya untuk minta dites.

“Penanganan dari petugas cukup bagus dan tidak banyak antrean, karena cepat sekali penanganannya. Kita menunggu paling lima menit sudah selesai, cepat sekali, dan petugasnya banyak,” ucapnya.

Cuma barangkali yang perlu diantisipasi, ucap Narawrdi, yakni pengendara dari Surabaya ke Madura. Tidak cukup yang dari Madura ke Surabaya, apalagi di kaki Suramadu sisi Madura tidak ada penyekatan.

Nawardi juga berharap, langkah tepat yang dilakukan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi ini diikuti pula kepala daerah lainnya di Jatim.

“Ini bukan penyekatan ya, tapi antisipasi swab di perbatasan. Mungkin ada warga yang sukarela ingin swab menjadi lebih dipermudah. Itu bagus sekali, meniru Surabaya,” tegasnya.

Antigen 27.839 Pengendara

Seperti diberitakan, hingga hari ke-11 penyekatan atau screening, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya menjaring 354 pengendara positif hasil swab PCR.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menuturkan, sejak penyekatan dimulai Sabtu (5/6/2021) hingga kemarin, Satgas telah melaksanakan rapid antigen kepada 27.839 pengendara.

“Dari jumlah rapid antigen tersebut, 595 orang hasilnya positif. Kemudian kami tindaklanjuti dengan swab PCR,” kata Febri.

Dari 27.839 orang yang hasil rapid antigennya negatif, lanjut Febri, 358 di antaranya dalam kondisi tidak sehat atau sakit sehingga Satgas Covid-19 Surabaya langsung melakukan pemeriksaan swab PCR.

Dengan demikian, Satgas mencatat total 953 orang pengendara telah dilakukan swab PCR selama penyekatan. Adapun hasil swab PCR positif ada 354 orang.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona