PCNU Surabaya: Eri Cahyadi Punya Kesamaan dengan Risma

AYAT PEMERSATU: Muhibbin Zuhri (kanan) saat hadiri peringatan Nuzulul Qur'an dan Lailatul Qiroah di Taman Bungkul. | Foto: Barometerjatim.com/MARJAN
AYAT PEMERSATU: Muhibbin Zuhri (kanan) hadiri peringatan Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qiroah. | Foto: Barometerjatim.com/MARJAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Makin melejit saja nama Eri Cahyadi di bursa Pilwali Surabaya 2020. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya (Bappeko) Surabaya itu juga dinilai memenuhi kriteria untuk memimpin Kota Pahlawan, apalagi memiliki kesamaan dengan Tri Rismahari alias Risma.

Penilaian itu, di antaranya disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Achmad Muhibbin Zuhri usai Peringatan Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qiroah Ramadhan 1440 H yang dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Taman Bungkul, Kota Surabaya, Rabu (29/5/2019) malam.

“Saya kira Mas Eri sebagai birokrat beliau berkarir cukup lengkap. Seperti halnya Bu Risma pernah di jalur birokrasi yang, katakanlah ini kompetensi yang harus dimiliki seorang pemimpin menguasai apa yang mau diurus ke depannya,” papar.

Dari sisi itu, tandas Muhibbin, Eri punya cukup banyak hal untuk maju di Pilwali Surabaya 2020 meneruskan kepemimpinan Risma. “Tinggal bagaimana nanti beliau bisa beraktualisasi lebih lanjut, sehingga bisa diterima lebih luas oleh masyarakat Surabaya,” ujarnya.

Sementara menanggapi namanya yang juga muncul di bursa Pilwali Surabaya, alumnus Ponpes Darul Ulum Rejoso, Peterongan, Jombang itu tak mau berandai-andai. Dia hanya berharap kepemimpinan Risma yang sudah baik bisa dilanjutkan penerusnya.

“Saya belum terpikir tentang itu (maju di Pilwali Surabaya). Kita berharap mudah-mudahan nanti, kepemimpinan Bu Risma yang sudah baik dari sisi kepuasan masyarakat bisa dilanjutkan siapapun pemimpinnya nanti,” jelasnya.

Pun soal isu bakal digandeng Eri. Menurut Muhibbin, hari-hari ini semua pihak masih saling menilai dan menjajaki untuk mendapatkan pemimpin yang terbaik. “Kita memang menyadari betul, ini adalah ranah dari Parpol sebagai pilar demokrasi untuk pemilihan ini,” katanya.

Muhibbin mengajak untuk menyerahkan proses pada Parpol. “Kita punya harapan moral saja, mudah-mudahan Parpol bisa menyerap aspirasi faktual masyarakat, kalau pemimpin yang akan datang mendpaat dukungan yang sesungguhnya dari masyarakat,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya