Mengenal Senja Satya, Dokter yang Suntikkan Vaksin ke Emil

VAKSIN SINOVAC: Dokter Senja Satya, tunjukkan vaksin Sinovac dosis 0,5 ml untuk sekali suntik. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
VAKSIN SINOVAC: Dokter Senja Satya, tunjukkan vaksin Sinovac dosis 0,5 ml untuk sekali suntik. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Selain tokoh penerima vaksin, vaksinator juga tak luput jadi perhatian. Terlebih usai publik menyoroti momen gemetar Prof Dr Abdul Muthalib, vaksinator saat Presiden Joko Widodo disuntik vaksin Corona Sinovac, Rabu (13/1/2021).

Bagaimana dengan vaksinator yang menyuntikkan vaksin ke lengan kiri Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil Elestianto Dardak?

“Saya sih enggak lihat, tapi rasanya lancar. Saya lihat ke teman-teman (media) aja tadi,” ungkap Emil usai menjalani vaksin di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (14/1/2021).

Siapa sebenarnya vaksinator yang memvaksin Emil? Namanya Senja Satya, dokter yang sehari-hari bertugas di Graha Amerta RSUD dr Soetomo Surabaya dan ditunjuk pihak rumah sakit sebagai vaksinator.

Total, ada tiga dokter serta delapan perawat dan bidan yang ditunjuk dan dilatih sebagai vaksinator. Karea itu, dia mengaku tidak gugup saat melakukan tugasnya tersebut.

“Sebelum melakukan vaksin ini, kami sudah dilatih terlebih dahulu oleh Kemenkes RI. Kalau (dibilang) ketakutan, sebenarnya ini kan sudah tugas kami ya,” ucapnya.

Selain menyuntikkan vaksin merupakan tugasnya, tekad Senja semakin besar karena kehadiran vaksin Covid-19 menjadi harapan baru agar virus mematikan tersebut segera hilang dari muka bumi.

“Jadi untuk rasa takut atau rasa keraguan, itu harus kita hindarkan,” tandasnya. Kayaknya yakin banget nyuntiknya? “Insyaallah yakin,” jawabnya sambil tersenyum.

Didampingi dua perawat, Senja yang sudah tiga tahun bekerja di RSUD dr Soetomo, saat vaksinasi di Grahadi menyuntik 21 orang. Total ada 11 orang vaksinator, terdiri dari tiga dokter umum serta delapan perawat dan bidan.

“Saya menyuntikkan vaksin Sinovac dosis 0,5 ml dengan intramuscular injection, atau memasukkan langsung ke dalam otot,” tutupnya.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona