Kota Malang Ajukan PSBB, Khofifah Minta Dihitung Ulang!

PSBB KOTA MALANG: Khofifah, minta Sutiaji berhitung lagi soal pengajuan PSBB. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PSBB KOTA MALANG: Khofifah, minta Sutiaji berhitung lagi soal pengajuan PSBB. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pemkot Malang resmi mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Pemprov Jatim untuk diteruskan ke Kementerian Kesehatan. Namun Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta agar dihitung ulang. Mengapa?

Khofifah menuturkan, dari sisi jumlah pasien positif Corona (Covid-19), delapan orang yang terkonfirmasi positif, tujuh sudah terkonversi negatif alias sembuh.

“Jadi tinggal satu pasien (positif) di Kota Malang yang dirawat di rumah sakit,” katanya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (16/4/2020) malam.

Selain itu, lanjut Khofifah, Kota Malang tidak bisa dilepas koneksitasnya dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu (Malang Raya). Padahal keduanya lebih memilih melakukan isolasi per desa, karena cara ini dinilai untuk sementara masih efektif.

“Masing-masing desa tidak boleh keluar ke desa yang lain, sudah seperti itu, dan beliau (Bupati Malang, HM Sanusi) merasakan ini sementara efektif. Begitu juga dengan Kota Batu,” terang Khofifah.

Terkait pengajuan PSBB Pemkot Malang, Khofifah menyebut telah mendiskusikannya dengan tim gugus tugas provinsi maupun tim hukum untuk memberikan pertimbangan.

“Jadi kalau hanya Kota Malang maka..  Efektifitas dari PSBB itu kan menghentikan penyebaran Covid-19,  efektifitas penghentiannya ini akan sangat tergantung pada Kabupaten Malang dan Kota Batu,” ujarnya.

Lagi pula, tandas Khofifah, jika dilihat dari delapan yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan tujuh orang sembuh, sistem yang disiapkan sesungguhnya sudah bagus.

“Sistemnya ya. Sekarang ini yang positif dirawat, Kota Malang itu satu orang, sehingga harus dihitung kembali kalau hanya Kota Malang yang mengajukan PSBB dengan efek-efek lainnya,” tuntas Khofifah.

Sebelumnya, Pemkot Malang resmi mengusulkan PSBB dan Wali Kota Malang, Sutiaji berharap langkahnya ini diikuti wilayah lain di Malang Raya.

“Saya harapkan Kota Batu dan Kabupaten Malang mengikuti usulan yang sama. Kita memang menginisiasi sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata wali kota yang juga politikus Partai Demokrat itu.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona