Konferwil Ansor Jatim, Gagal Lagi! Gagal Lagi! Gagal Lagi!

KETUA PENUNJUKAN: (Dari kiri) Rudi Triwahid, Gus Aam dan Gus Abid, gagal gelar Konferwil Ansor Jatim tepat waktu. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs
GAGAL: (Dari kiri) Rudi Triwahid, Gus Aam dan Gus Abid, gagal gelar Konferwil Ansor Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/rROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Tiga kali ketua penunjukan, tiga kali pula PW GP Ansor Jatim gagal menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) sesuai amanat SK. Alhasil, semakin panjang saja Banom pemuda PWNU Jatim tersebut tidak memiliki ketua definitif: Satu tahun lima bulan atau sejak 27 Desember 2017.

Dimulai dari Rudi Triwahid, ketua Ansor Jatim periode 2013-2017. Hingga kepemimpinannya berakhir 26 Desember 2017, Konferwil tak kunjung digelar. Rudi malah meminta perpanjangan dan turunlah SK PP Nomor 0933/PP/SK-01/XII/2017.

Namun sampai SK berakhir, alih-alih menggelar Konferwil. Akhir Mei 2018, Rudi malah ‘tinggal gelanggang’, mundur dari ketua hasil penunjukan dengan membuat “pernyataan pengembalian mandat” via grup WhatsApp (WA) PH PW GP Ansor Jatim 18 — grup tempat pengurus PW Ansor Jatim berkomunikasi.

Rudi gagal! PP lantas menunjuk Sholahul Aam Notobuwono (Gus Aam) lewat SK No 1448/PP/SK-01/2018. SK ditandatangani 5 Juni 2018 dan diserahkan Ketua PP GP Ansor Koordinator Wilayah (Korwil) Jatim waktu itu, Alfa Isnaeni pada 8 Juni 2018 di Hotel Dafam Surabaya.

Setali tiga uang dengan Rudi, hingga SK berakhir 25 November 2018, mantan ketua Pengurus Pusat Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor itu juga gagal menggelar Konferwil.

Pasca Gus Aam, harapan PP disematkan di pundak Moh Abid Umar Faruq (Gus Abid). Lewat SK Nomor IV/02/PP/SK-01/XII/2018 tertanggal 3 Desember 2018, Gus Abid ditunjuk sebagai ketua Ansor Jatim 2018-2019 dengan mandat utama menggelar Konferwil.

Namun hingga SK berakhir Kamis (30/5/2019) hari ini, sama dengan Rudi dan Gus Aam, Gus Abid juga gagal menggelar Konferwil. Sebelumnya, saat diwawancarai Barometerjatim.com, 5 Mei 2019, dia memastikan Konferwil akan digelar sebelum SK penunjukan berakhir.

Secara gamblang, Gus Abid juga menyebut Konferwil akan didahului dengan Pra Konferwil yang diikuti seluruh ketua cabang (tingkat kabupaten/kota) Ansor se-Jatim, tanpa melibatkan ketua PAC (tingkat kecamatan).

Minta Perpanjangan

Terkait Konferwil gagal digelar tepat waktu, Gus Abid beralasan, setelah pengurus harian PW turun untuk melihat atensi ke cabang-cabang, ternyata mereka meminta agar forum tertinggi di Ansor Jatim itu digelar usai lebaran.

“Ada banyak ragam, terutama teman-teman di Jember minta supaya Konferwil kalau bisa jangan (di bulan) puasa. Bulan puasa kan fokus ibadah dan enggak bisa menariklah, bulan puasa kan terbatasi,” ujarnya.

Atensi dari cabang-cabang, kata Gus Abid, kemudian disampaikannya ke Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yakut). “Sepulang umroh saya tidak langsung ke Surabaya atau Kediri, tapi ketemu Ketum dan rapat,” katanya.

• Baca: 25 Hari Berpacu Gelar Konferwil Ansor, Sanggupkah Gus Abid?

“Ketum jawabannya, ya sudah kita lihat nanti setelah tanggal 30. Kalau perlu kita perpanjang (SK Gus Abid) ya kita perpanjang,” klaim Gus Abid. “Tapi saya memang meminta, berharap, kalau bisa ya diperpanjang sedikitlah,” sambungnya.

Berapa lama lagi? “Sampai selesai puasa, mungkin setelah hari raya seminggu kan bisa dilaksanakan. Tapi intinya kepanitiaan, terutama ketua panitia yang dimandatkan oleh hasil rapat pleno PW kepada Mas Arifin (Sekretaris Ansor Jatim hasil penunjukan/Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin) sudah siap,” paparnya.

» Baca Berita Terkait Ansor Jatim, Konferwil