25 Hari Berpacu Gelar Konferwil Ansor, Sanggupkah Gus Abid?

Gus Abid, Konferwil Ansor Jatim digelar sebelum SK berakhir. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs
Gus Abid, Konferwil Ansor Jatim digelar sebelum SK berakhir. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs

SURABAYA, Barometerjatim.com – 25 hari lagi SK penunjukan Moh Abid Umar Faruq alias Gus Abid sebagai ketua PW GP Ansor Jatim 2018-2019 berakhir. Namun hingga kini, belum ada tanggal pasti kapan Konferensi Wilayah (Konferwil) yang menjadi mandat utamanya digelar.

Ya, Konferwil Ansor Jatim tak henti menjadi sorotan, lantaran sejak 26 Desember 2017 atau satu tahun lima bulan berjalan, Ormas kepemudaan terbesar di Jatim itu tak kunjung memiliki ketua definitif atau sejak kepemimpinan Rudi Triwahid berakhir.

Bahkan dua ketua hasil penunjukan sebelumnya, Rudi Triwahid (setelah satu periode memimpin) dan Sholahul Aam Notobuwono alias Gus Aam hingga SK berakhir juga gagal menggelar Konferwil, sampai akhirnya PP GP Ansor menunjuk Gus Abid.

Sesuai SK PP GP Ansor Nomor IV/02/PP/SK-01/XII/2018 yang diteken Ketum Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) dan Sekjen Abdul Rochman tertanggal 3 Desember 2018, penunjukan Gus Abid berakhir 30 Mei 2019 dengan mandat utama menggelar Konferwil.

Lantas kapan Konferwil Ansor Jatim digelar, mengingat SK penunjukan tinggal 25 hari lagi? Dihubungi Barometerjatim.com, Minggu (5/5/2019), Gus Abid memastikan Konferwil akan digelar sebelum SK penunjukan berakhir.

“Kita masih persiapan, (Konferwil digelar) sebelum masa SK berakhir. Bisa bulan puasa ini. Intinya sebelum SK berakhir,” tegas cucu Pengasuh Ponpes Ploso, Kediri, KH Zainuddin Djazuli itu.

Sebelum Konferwil digelar, lanjut Gus Abid, akan didahului dengan pra Konferwil yang diikuti seluruh ketua cabang (tingkat kabupaten/kota) Ansor se-Jatim, tanpa melibatkan ketua PAC (tingkat kecamatan).

“Di situ kita sosialisasikan masalah tata tertib Konferwil, syarat-syarat pencalonan sebagai ketua nanti ada musyawarah mufakat atau gimana, itu yang akan kita bahas,” jelasnya, seraya menambahkan kalau pra Konferwil semata untuk sosialisasi, bukan konsolidasi.

Soal waktu pra Konferwil, menurut Gus Abid fleksibel. “Bisa tiga hari atau seminggu sebelum Konferwil, tapi efektifnya ya seminggu sebelum pelaksanaan,” ujarnya.

Namun saat ditanya apakah dirinya akan mencalonkan sebagai ketua, Gus Abid masih enggan terbuka. “Nanti dululah, lihat dulu, yang penting tugas saya di sini melaksanakan Konferwil. Maju itu urusan belakang,” katanya.

Begitu pula saat ditanya apakah pemilihan ketua nanti menggunakan sistem Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa), Gus Abid yang dikenal cekatan dalam berorganisasi itu menyebut keputusan ada di forum pra Konferwil.

“Ya nanti kalau di pra Konferwil disepakati Ahwa ya nanti kita ikuti,” ujarnya. Tapi apakah memungkinkan memakai sistem Ahwa? “Ya kita lihat nanti,” tuntasnya.

Catat! Jalan Berliku Ansor Jatim Menanti Konferwil:

Desember 2017
Periodesasi kepemimpinan Rudi Triwahid berakhir 26 Desember 2017. Bukannya menggelar Konferwil, Rudi malah meminta perpanjangan untuk menyiapkan Konferwil. PP menyetujui dan mengeluarkan SK penunjukan Nomor 0933/PP/SK-01/XII/2017.

Februari 2018
SK penunjukan berakhir 26 Februari 2018, namun Rudi tak kunjung menggelar Konferwil. Secara de facto, sejak 27 Februari 2018 kepengurusan Ansor Jatim vakum seiring berakhirnya SK penunjukan Nomor 0933/PP/SK-01/XII/2017.

April 2018
Dalam suasana Pilgub Jatim, PAC dan PC Ansor mulai gonjang-ganjing menanyakan Konferwil. Kritik bertubi-tubi pun dilancarkan sejumlah pihak, termasuk kader Ansor sendiri. Sebaliknya, Rudi terlihat sibuk menjadi tim sukses salah satu pasangan calon.

Wakil Ketua Ansor Jatim waktu itu, Khoirul Huda menyebut, pasca menerima SK penunjukan sebenarnya pengurus sudah membentuk panitia Konferwil. Tapi hingga SK habis, Konferwil belum juga terlaksana.

Ditengarai, Rudi sengaja mengulur Konferwil untuk membawa gerbong Ansor ke salah satu pasangan calon di Pilgub Jatim. Apalagi Rudi dan Ahmad Thamim (sekretaris waktu itu) terlihat di lokasi pengundian nomor urut pasangan calon Pilgub dengan berseragam Ansor.

April 2018
Masih di bulan April. Di tengah desakan agar Ansor Jatim menggelar Konferwil, sejumlah nama kandidat mulai masuk bursa pencalonan untuk menggantikan Rudi. Salah satu nama kuat yakni Sekretaris Ansor Jatim hasil SK penunjukkan, Gus Abid.

Gus Abid bahkan menegaskan siap jika diberi amanah memimpin Ansor Jatim. Dia mengklaim 25 PC dan dari toal 42 PC, serta 300 PAC dari sekitar 658 PAC sudah memberikan rekomendasi agar dirinya maju.

Mei 2018
Mungkin tak kuat menghadapi tekanan, Rudi mundur dari ketua Ansor Jatim dengan membuat “pernyataan pengembalian mandat” via grup WhatsApp (WA) PH PW GP Ansor Jatim 18, grup tempat pengurus PW Ansor Jatim berkomunikasi.

Sejumlah pihak, termasuk mantan Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jatim, Muslih HS menyayangkan cara Rudi yang disebutnya tidak gentle.

Juni 2018
Sebulan kemudian, PP menunjuk Gus Aam sebagai ketua Ansor Jatim lewat SK No 1448/PP/SK-01/2018. SK ditandatangani 5 Juni 2018 dan diserahkan Ketua PP GP Ansor Korwil Jatim, Alfa Isneni pada 8 Juni 2018 di Hotel Dafam Surabaya.

Gus Aam memiliki waktu enam enam bulan sejak SK dikeluarkan. Namun sesuai PD/PRT Ansor, penujukan pertama selama enam bulan dan bisa diperpanjang maksimal dua tahun.

Juli 2018
Gus Aam merencanakan Konferwil digelar November 2018. Di sisi lain dua nama, Gus Abid dan Syafiq Syauqi (Gus Syafiq) muncul sebagai kandidat kuat untuk menahkodai Ansor Jatim.

Keduanya adalah orang dekatnya Gus Aam. Gus Abid sahabat, Gus Syafiq adik kandung. Namun Gus Aam menegaskan, dia ingin ada pertandingan yang bagus. Kader-kader terbaik Ansor muncul, tidak hanya gus.

Agustus 2018
Gus Aam kembali menegaskan akan menggelar Konferwil pada November 2018. Empat bulan sebelum digelar, masih ada 400-an PAC yang belum ter-SK. Belum lagi SK yang mati serta belum terakreditasi.

Namun Gus Aam optimis urusan SK PAC maupun PC akan selesai Oktober, karena tahapan disebutnya berjalan dengan baik. Misalnya, pengajuan SK PAC lebih cepat. Dari mulai pengajuan sampai pengeluaran SK, maksimal satu minggu selesai.

November 2018
Hingga 11 November 2019, urusan SK PAC/PC baru selesai 80 persen. Gus Aam juga belum bisa memastikan Konferwil akan digelar November, alasannya masih menunggu instruksi ketua umum.

Tapi kalau Konferwil terpaksa digelar juga tak masalah, karena 80 persen sudah quorum. Sekali lagi, Gus Aam berdalih tinggal menunggu instruksi ketua umum. Namun hingga SK berakhir 25 November 2018, Gus Aam gagal menggelar Konferwil.

Desember 2018
Lewat SK PP GP Ansor Nomor IV/02/PP/SK-01/XII/2018 yang diteken Ketum Gus Yaqut dan Sekjen Abdul Rochman tertanggal 3 Desember 2018, PP GP Ansor menunjuk Gus Abid sebagai ketua Ansor Jatim 2018-2019. SK berakhir 30 Mei 2019 dengan mandat utama menggelar Konferwil.

Mei 2019
Jelang SK berakhir, Gus Abid belum memberi kepastian tanggal Konferwil digelar. Namun dia memastikan Konferwil digelar sebelum SK berakhir yang didahului dengan pra Konferwil.•

» Baca Berita Terkait Gus Abid, Ansor Jatim