Kirim Salam “Papeda”, Cara Lain Khofifah Rangkul Warga Papua

DIALEK PAPUA: Akun Instagram Khofifahkirim pesan "Papeda" untuk masyarakat Papua. | Foto: Instagram
DIALEK PAPUA: Lewat akun Instagram, Khofifah mengirimkan pesan “Papeda” untuk masyarakat Papua. | Foto: Instagram

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa terus berupaya merangkul warga Papua. Berbagai cara pun dilakukan. Terbaru, mengirimkan salam “Papeda” (Papua Penuh Damai) lewat akun Instagram miliknya, @khofifah.ip.

Sebelumnya, Senin (19/8/2019) siang, Khofifah meminta maaf lewat Gubernur Papua, Lucas Enembe atas insiden yang terjadi di Surabaya dan Malang. Malam harinya, menggelar pertemuan dengan Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya (IKBPS) di Rumah Dinas Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan.

Di hari berikutnya, Selasa (20/8/2019), Khofifah menjamu Staf Khusus Presiden untuk Papua, Lenis Kogoya di Gedung Negara Grahadi dengan suguhan papeda, bubur sagu khas Papua. Sampai-sampai oleh Lenis, Khofifah disebut sebagai “Mama Papua”.

Dan hari ini, Khofifah berkirim papeda ke masyarakat Papua. Bukan bubur sagu, tapi akronim dari “Papua Penuh Damai”. Menariknya lagi, Khofifah menuliskan pesan di akunnya dalam dialek papua. Dilengkapi video yang memperlihatkan seorang mama Papua membawa bendera merah putih pro NKRI.

“Sa yakin masyarakat Papua dorang di sana cinta Indonesia, dorang cinta merah putih. Sa yakin pace, mace, kaka, dan ade dorang samua tra mau Papua rusuh,” tulis Khofifah, Kamis (22/8/2019) sekitar pukul 06.00 WIB.

“Mari torang jaga Indonesia tetap damai. Tara usah bakalai, pertikaian, permusuhan dan anarkisme di Tanah Papua. Mari torang samua tetap pegang teguh torang pu motto “Papeda” (Papua Penuh Damai). Salam Papeda dari masyarakat Jatim.”

Unggahan tersebut menuai respons positif dari netizen. Hingga hingga berita ini diturunkan, video tersebut telah ditonton lebih dari 58 ribu kali dan ratusan komentar.

Mayoritas mendukung langkah Khofifah, yang terus melakukan pendekatan untuk menyudahi aksi kerusuhan di sejumlah wilayah di Papua buntut dari insiden di Surabaya dan Malang.

“Terima kasih Ibu Gubernur, yang telah berkenan menyambungkan kemuliaan masyarakat Jatim kepada saudara-saudara kami di Papua dan dari Papua. Gusti Allah menyertai perjuangan panjenengan, doa dan hati kami bersama ibu @khofifah.ip,” tulis akun sunartip_le_noncouronne_dejava.

Tak sedikit pula netizen yang meminta meminta Khofifah untuk mengusut pelaku dan provokator, yang menyebabkan insiden di Surabaya dan Malang.

“Mohon ditertibkan Ormas atau apapun itu yang ingin merusak damainya Jatim  @khofifah.ip, dan tugas kita bersama memberantas hoax dan yang sudah termakan hasutan orang,” tulis akun @kenniweatherly_.

» Baca Berita Terkait Khofifah, Papua