Senin, 23 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Isu Bungker Senjata di Masjid, Pemuda Muhammadiyah: Bupati Sidoarjo Bisa Kita Gugat!

Berita Terkait

CARI KEBENARAN: Adit Hananta Utama (kanan) menemui Mustain untuk menanyakan soal pernyataan Muhdlor. | Foto: Barometerjatim.com/IST
CARI KEBENARAN: Adit Hananta Utama (kanan) temui Mustain untuk menanyakan soal pernyataan Muhdlor. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sidoarjo, Adit Hananta Utama menegaskan pihaknya bisa menggugat Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali soal pernyataan ada 15 kecamatan terpapar radikalisme dan bungker senjata di salah satu masjid di wilayah Kecamatan Sedati.

Terlebih dari berbagai upaya yang dilakukan Pemuda Muhammadiyah, termasuk menyisir sejumlah masjid di Kecamatan Sedati, belum ada titik terang terkait tudingan adanya bungker senjata di bawah masjid.

Bahkan, pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sidoarjo pun tidak berani memastikan kebenaran soal bungker senjata di bawah masjid seperti yang dilontarkan Muhdlor.

“Kami menjadi sangat ragu, bahwa riset timnya bupati Sidoarjo ini dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Karena dari penelusuran yang kita lakukan semuanya nihil,” ujarnya usai bertemu Kepala Bakesbangpol Sidoarjo, Mustain, Selasa (22/2/2022).

Adit menegaskan, narasi tentang radikalisme harus dipertanggungjawabkan kepada publik. Fakta dan validitas datanya harus teruji, sehingga tidak sekadar menjadi tuduhan.

“Jangan sampai narasi ini berubah menjadi hoaks apalagi fitnah terhadap umat Islam. Karena dari sisi hukum, tindakan bupati Sidoarjo ini bisa kita ajukan gugatan,” ucapnya.

Pemuda Muhammadiyah mendatangi Bakesbangpol, sebagai bagian dari upaya mengawal isu radikalisme yang disuarakan Muhdlor. Sebelumnya, Jumat (18/2/2022), Adit bersama sejumlah pengurus menyisir sejumlah masjid di Sedati untuk membuktikan ucapan Muhdlor.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Sidoarjo, Mustain mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Pemuda Muhammadiyah untuk saling menahan diri. Pihaknya berharap, Sidoarjo tetap kondusif dengan berbagai perbedaan yang ada.

“Kami berkomitmen akan terus membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh elemen masyarakat di Sidoarjo. Baik NU, Muhammadiyah, LDII, maupun organisasi kepemudaan seperti Pemuda Muhammadiyah ini,” kata Mustain.

TAHAN DIRI: Bakesbangpol Sidoarjo temui Pemuda Muhammadiyah, minta semua pihak menahan diri. | Foto: Barometerjatim.com/IST
TAHAN DIRI: Bakesbangpol Sidoarjo temui Pemuda Muhammadiyah, minta semua pihak menahan diri. | Foto: Barometerjatim.com/IST

» Baca berita terkait Radikalisme. Baca juga tulisan terukur lainnya Radit Delta.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -