Senin, 05 Desember 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Muhdlor Sebut Ada Bungker Senjata di Masjid, Pemuda Muhammadiyah: Ungkap Biar Tak Jadi Fitnah!

Berita Terkait

BUNKER SENJATA: Adit Hananta Utama, desak Bupati Muhdlor soal ada masjid jadi bunker senjata. | Foto: Barometerjatim.com/IST
BUNKER SENJATA: Adit Hananta Utama, desak Bupati Muhdlor soal ada masjid jadi bunker senjata. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Publik dikejutkan dengan pernyataan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali yang menyebut ada 15 dari 18 kecamatan di wilayahnya terpapar radikalisme, bahkan ada bunker senjata di bawah masjid.

Nah, agar tak menjadi fitnah, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Sidoarjo, Adit Hananta Utama mendesak Muhdlor untuk blak-blakan mengungkap temuannya dan ditindaklanjuti aparat kepolisian.

“Apa yang disampaikan Bupati Sidoarjo tentu bukan omong kosong, kami yakin fakta itu benar-benar ada. Karena itu, temuan bunker senjata itu harus diungkap dan diproses hukum. Jika tidak, narasi itu justru akan menjadi fitnah bagi umat Islam,” ujarnya, Selasa (15/2/2022).

Adit juga mengapresiasi langkah Muhdlor yang melakukan deteksi dini dalam mencegah radikalisme. Maka berikutnya yang perlu dilakukan adalah tindaklanjutnya.

“Pemerintah sudah memiliki format terkait moderasi beragama. Jika format itu bisa dilaksanakan bersama-sama, saya yakin hasilnya akan lebih maksimal. Jangan cuma dijadikan modul, bahkan proyek sosialisasi,” tegas Adit.

Sementara terkait ancaman radikalisme di 15 kecamatan di Sidoarjo, Adit berharap pemerintah membuka ruang bersama ormas-ormas Islam untuk mengoptimalkan upaya deradikalisasi.

“Pemerintah tidak akan sanggup menjalankan tugas deradikalisasi itu hanya menggunakan instrumen pemerintahan saja. Ada Muhammadiyah, NU, LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia), dan ormas lain yang dapat diajak bersinergi mengoptimalkan deradikalisasi,” paparnya.

Sebelumnya, viral video Bupati Muhdlor yang menyebut ada 15 kecamatan di Sidoarjo yang terafiliasi paham radikalisme atau dimasuki paham radikal. Hal itu dikatakannya saat memberikan pidato pada pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonoayu, Minggu (6/2/2022).

Dalam video yang diunggah kanal YouTube TV9 official, Muhdlor juga menyebut salah satu masjid di Kecamatan Sedati di bawahnya menjadi tempat penyimpanan senjata atau bunker.

“Datanya akurat. Bahkan ada perumahan X dan ada bangunan masjid, di bawahnya ada bunker untuk penyimpanan senjata,” kata Muhdlor dalam video.

» Baca berita terkait Sidoarjo. Baca juga tulisan terukur lainnya Abdillah HR.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -